Daerah

Tahun 2016, Ada 1.876 Kasus Perceraian Di Purwakarta

JABAR NEWS | PURWAKARTA – Menurut data Pengadilan Agama Kabupaten Purwakarta di tahun 2016 ada sebanyak 1876 kasus perkara perceraian yang masuk dan sebanyak 1823 kasus perkara perceraian telah diputuskan oleh pihak Pengadilan Agama. Hal ini dibenarkan oleh Adam Iskandar selaku Wakil Panitera Pengadilan Agama Purwakarta.

“Dari 1876 kasus, yang diputuskan Hakim sebanyak 1823 kasus, sisanya tidak diputuskan,” kata Adam

Adam mengungkapkan setiap berkas pengajuan perceraian yang diajukan oleh masyarakat tidak serta merta bisa diputuskan oleh hakim karena harus melalui beberapa proses yang harus dilalui sehingga tidak semua berkas yang ada bisa diputuskan seperti adanya berkas yang dicabut masyarakat itu sendiri, ditolak, berkas yang gugur, serta berkas yang dicoret dari register.

“Pada dasarnya setiap Hakim yang memimpin sidang perceraian berkeinginan pasangan yang mengajukan perceraian bisa rujuk kembali,” ungkapnya.

Selain itu, Adam juga menjelaskan kasus perceraian biasanya terjadi kerena beberapa faktor seperti faktor ekonomi, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), Poligami, salah satu pasangan pergi, Perselisihan dan pertengkaran yang terus menerus serta faktor penyebab lainnya.

“Untuk di Purwakarta faktor ekonomi paling mendominasi penyebab terjadinya perceraian yaitu diangka 420 kasus,” jelas Adam. (Zal)

Jabar News | Berita Jawa Barat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top