Daerah

720 Mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya Jadi “Anak Asuh” Warga Kecamatan Wanayasa

JABARNEWS | PURWAKARTA – Sebanyak 720 mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya Tanggerang Selatan menjadi anak asuh di enam desa yang tersebar di Kecamatan Wanayasa Kabupaten Purwakarta. Selama menjadi anak asuh para mahasiswa tersebut membantu warga sekitar dalam memproduksi serta pemasaran produk UMKM orang tua asuh mereka.

“Ini adalah kegiatan Community Development Project 2017, mahasiswa kita disani selama 22 hari dalam membantu produksi, distribusi dengan konsep seperti anak asuh atau anak angkat,” kata Ketua Community Development 2017 Universitas Prasetiya Mulya Muliadi Palesangi, Minggu (26/02/2017).

Kegiatan ini terkait dengan mata kuliah semester 6 para mahasiswa, sebanyak 41 mitra mahasiswa yang bisa disebut sebagai orang tua asuh mereka. Para mahasiswa tinggal di rumah mitra tersebut membantu pengembangan usaha mitra, memberikan modal usaha maksimal Rp 2juta namun tidak berbentuk uang namun bahan baku atau bahan produksi.

“Satu sisi kita membantu mengembangkan usaha mitra dan sisilainnya mahasiswa kita bisa belajar tentang kepekaan sosial karena mereka akan tinggal disana selama 22 hari dalam membantu produksi dan distribusi produk yang mereka ciptakan,” tambah Muliadi.

Dalam kegiatan Development Project 2017, mahasiswa kita dibagi menjadi dua kelompok dengan total selama 44 hari yang melibatkan 720 mahasiswa, setelah ini ada proses pendampingan di satu semester kedepan. Namun apa yang dilakukan mahasiswa tersebut tidak sebatas itu saja, kegiatan ini akan terus berkelanjutan hingga tiga tahun kedepan yang melibatkan tiga angkatan.

“Mahasiswa kita akan kesini lagi 2 bulan sekali untuk melihat perkembangannya seperti apa dan akan dilaporkan ke kampus. Pengalaman kita disatu daerah selama 3 tahun. Semester kedepan akan melakukan pendampingan dan tahun depan mahasiswa kita datang lagi dengan angkatan baru,” jelas Muliadi.

Sebelum melakukan kegiatan kita melakukan pendataan terlebih dahulu potensi apa yang ada disana setelah itu baru kita olah sedemikian rupa potensi tersebut. Jika semuanya berjalan lancar dan mendapatkan hasil yang bagus mahasiswa akan mendorong untuk membuat koperasi di wilayah itu sebagai wadah untuk mengorganisir pelaku UMKM dalam memasarkan produknya.

“Kita mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Purwakarta dan masyarakatnya yang memberikan respon positif dan membantu kegiatan ini sehinga bisa berjalan dengan lancar,” ucap Muliadi. (Zal)

Jabar News | Berita Jawa Barat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top