Persib

Parade Jersey Kebanggaan Maung Bandung dari Tahun ke Tahun

JABAR NEWS | BANDUNG – Seragam sepakbola atau yang saat ini terkenal dengan sebutan jersey, sudah menjadi sebuah identitas bagi sebuah klub. Persib Bandung sebagai klub sepak bola kebanggan dari Wargi Bandung, memiliki jersey yang menarik setiap tahunnya. Dengan berbagai desain hingga corak yang unik selalu menghiasi seragam dari tim berjuluk Maung Bandung ini.

Ketika Persib mulai berdiri, corak jersey dari tim yang merupakan gabungan dari dua tim sepak bola besar pada zamannya ini memiliki motif bergaris vertikal, yang dipadukan dengan kerah berbentuk straight.

Ketika Galatama berakhir dan mulai beralih ke Liga Indonesia, pada tahun 1994-1996 ketika juara liga pertama kali Persib menggunakan jersey berwarna biru dominan. Memiliki warna biru dan putih dibagian ketiak bawah sampai pinggang.

Selain itu ada motif garis tiga yang merupakan ciri khas dari apparel asal Jerman, Adidas. Kerah dengan motif berwarna putih dan garis biru. Pada bagian dada terpampang perusahaan rokok yaitu Dunhill.

Memasuki musim 96/97, ada beberapa perubahan yang mencolok dari tahun sebelumnya. Pada jersey musim ini warna keseluruhan tetap biru. Garis tiga kali ini pindah ke bagian pundak, kerah yang tadinya motif straight, kali ini berbentuk lingkaran dan berwarna putih saja. Sponsor utama di bagian dada kali ini menjadi Kansas, yang juga merupakan perusahaan rokok.

Pada musim 97/98 ini terdapat perubahan yang signifikan, logo Persib yang tadinya berada di dada sebelah kiri, kali ini pindah ke sebelah kanan. Jersey ini memiliki warna dasar putih dengan garis vertikal berwarna biru. Kerah juga kembali dengan motif straight dengan kancing. Apparel kali ini beralih ke perusahaan olahraga asal Inggris, yaitu Reebok.

Tahun 1999-2000, seragam Persib Bandung kali ini tampil dengan dua warna yang cukup dominan. Putih di bagian dada, dan ke bawah berwarna biru. Apparel Reebok kali ini terdapat pada bagian pundak, dan kerah pun menjadi  model V-neck berwarna hitam.

Memasuki awal tahun 2000, tepatnya musim 00/01 memiliki corak yang unik. Pada jerseyhome yang kali ini ber-apparel Nike, terdapat maung di bagian depan seragam tim Pangeran Biru. Selain itu motif kerah  straightjuga menambah gagah tampilan  jersey ini.

Pada awal musim 2002-2003, terdapat cerita unik seputar jersey yang digunakan Maung Bandung. Di sepanjang liga bergulir, jerseyhome berwarna biru muda ini lah yang digunakan. Namun bukan hasil positif yang didapat, tim kebanggaan Wargi Bandung ini justru malah selalu berkutat di peringkat bawah, bahkan sempat menyentuh zona degradasi.

Hingga pada empat pertandingan sisa liga, Walikota Bandung saat itu, Aa Tarmana, menginstruksikan supaya Persib kembali menggunakan seragam berwarna biru tua. Setelah berganti warna, hasil positif dapat diraih dan Persib bisa selamat dari degradasi.

Jersey inilah yang merupakan pengganti dari seragam Persib yang berwarna biru muda. Kali ini Persib juga berganti  apparel menjadi Diadora. Warna dasar biru muda, yang merupakan warna kebesaran. Model kerah pun tetap sama dengan musim sebelumnya.  Sponsor pada bagian dada kali ini dihiasi juga oleh apparel yang berasal dari Italia.

Kali ini Persib Bandung kembali berganti  apparel, kali ini merk lokal yang mulai nampang di jersey berwarna dasar biru ini, Vilour Sport. Di tahun 2004 ini memang tidak banyak perubahan yang signifikan dari tahun sebelumnya. Hanya tambahan strip putih yang mengelilingi bagian bawah ketiak.

Pada tahun 2005, Vilour Sport masih tetap menjadi apparel dari Persib Bandung. Jersey tahun ini memiliki strip garis putih yang membentuk huruf V pada bagian depan, kerah pun kembali ke model V-neck.

Memasuki musim 05/06, apparel Vilour Sport yang musim sebelumnya berada di bagian dada kanan, kini berpindah ke bagian belakang, tepatnya di bawah nomor punggung pemain Persib. Sponsor di bagian dada kali ini terpampang Liga Djarum yang merupakan nama liga saat itu. Lalu ada esia, operator seluler yang dimiliki oleh grup Bakrie.

Vilour Sport tetap menjadi apparel resmi dari tim Maung Bandung. Strip berwarna putih tetap menghiasi bersama warna biru dominan. Sponsor di bagian dada kali ini hanya Liga Djarum saja.

Musim 2008/2009, Indonesian Super League yang pertama dimulai. Mewajibkan semua tim mencari keuangan sendiri, dan tidak lagi tergantung pada APBD. Saat musim ini, bagian depan Persib Bandung masih belum nampang sponsor besar. Mutlak hanya  apparel di bagian kerah, logo PSSI di bagian kanan, dan logo Persib di bagian kiri saja yang terlihat di depan.

Setelah musim sebelumnya seragam bagian depan kosong tanpa sponsor, tahun 2010 ini banyak perubahan signifikan pada jersey Pangeran Biru. Apparel kali ini kembali pada perusahaan olahraga asal Italia, Diadora. Bagian dada kali ini terdapat sponsor dari perusahaan makanan, Sozzis dan juga otomotif, Honda Daya Adicipta Mustika. Kerah V-neck kembali menghiasi baju tanding home berwarna biru, dibagian lengan terdapat warna putih yang dominan.

Memasuki tahun 2011, Pangeran Biru berganti appareal menjadi Joma. Perusahaan olahraga asal Spanyol ini bekerja sama selama semusim. Sponsor di bagian dada hanya Honda Daya Adicipta Mustika dengan logo yang lebih besar. Kerah pun menjadi berubah berwarna putih seutuhnya.

Musim 2012 perusahaan asal Inggris yaitu Mitre yang menjalin kerjasama dengan Persib. Desain baju terlihat simple dengan warna dasar biru di keseluruhan termasuk kerah, dengan beberapa strip putih di bagian dada dan samping.

Mulai tahun 2013 perusahaan lokal, League menjalin kesepakatan dengan Maung Bandung sampai tahun 2015. Pada tahun pertamanya ini League menampilkan desain yang cukup menarik. Warna dasar biru tetap menghiasi jersey tim ibu kota Jawa barat. Warna putih di bagian dada dihiasi dengan sedikit aksen hijau di samping kerah.

Sponsor kali ini membanjiri kostum Persib, mulai dari perusahaan berskala besar sampai yang kelas menengah. Di bagian dada apparel League, sedikit kebawah terdapat Honda Daya Adicipta Mustika dengan tambahan tulisan “One HEART” yang merupakan tagline pabrikan motor asal Jepang itu.

Dibagian belakang, Kopi ABC tepat berada di bagian atas nama pemain, dan Corsa yang merupakan perusahaan ban ada di bawah no punggung. Pada bagian pundak ada IM3 dan juga Trimegah. Dibagian lengan juga terdapat beberapa sponsor yang ikut nampang.

Tahun 2014 tidak terlalu banyak perubahan dari tahun sebelumnya. Hanya kerah yang menjadi model lingkaran, dan strip putih pada lengah bawah. Sponsor di bagian depan kali ini Bank BJB, Achilles Radial dan IM3. Bagian belakang kali ini Kopi ABC dan Kantor Pos. Nomor punggung pada  jersey tahun ini terdapat aksen yang menarik. Terdapat unsur kujang pada bagian atas printing nomor punggung pemain. Jersey ini turut membawa Persib Bandung meraih gelar keduanya di ajang Liga Indonesia.

Setelah meraih gelar juara, mulai tahun 2015 logo Persib yg di dada ditambahkan dua bintang diatasnya. Menandakan bahwa Pangeran Biru telah meraih dua kali juara Liga Indonesia. Jersey tahun ini “lebih ramai” dibanding tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan banyak perusahaan yang ingin nampang di kostum Persib.

Di bagian depan saja setidaknya ada enam perusahaan, dua di bagian belakang, dan beberapa di bagian lengan.  Pada bagian depan kanan bawah, terdapat gambar piala Liga Indonesia yang diraih tahun sebelumnya. Terdapat juga watermark yang menunjukan tahun Persib menjuarai Liga Indonesia, 1994/1995 dan 2014-2015.

Untuk jersey keluaran terbaru atau musim 2016, terdapat beberapa detail yang menarik. Pada tahun ini, League yang sudah mengakhiri kontrak diganti dengan perusahaan olahraga Sportama. Kostum Persib ini dilengkapi nomor seri dibagian kiri bawahnya, dan setiap jersey berbeda nomornya. Strip putih hitam di bagian bawah, biru tua di bagian lengan dan kerah biru gelap serta strip putih juga menambah kesan elegan dari kostum Maung Bandung.

Warna biru dari jersey kandang 2017 ini sedikit berbeda dengan musim sebelumnya, birunya agak sedikit tua sehingga disebut sebagai royal blue. Sedangkan warna dari sponsor yang terpampang diberikan warna emas. Warna ini diartikan bahwa Maung Bandung ingin mempertahankan kejayaannya pada musim ini.

Ternyata keren, unik dan menarik ya seragam yang digunakan Pangeran Biru jika bertanding di lapangan. Wargi Bandung tertarik untuk mengoleksinya? Yuk!

Sumber: www.juara-li.ga

Foto : ikhsanmukhlis.wordpress.com

Jabar News | Berita Jawa Barat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top