Daerah

Hari Pertama Idul Fitri, Polres Purwakarta Terus Pantau Perkembangan Arus Lalin

JABAR NEWS | PURWAKARTA – Kendati hari ini merupakan hari pertama Idul Fitri 1438 H, jajaran Polres Purwakarta yang dipimpin langsung Kapolres Purwakarta AKBP Hanny Hidayat didampingi Kasat Lantas Polres Purwakarta, AKP Arman Sahti beserta jajarannya terlihat tetap melakukan pemantauan arus lalulintas (lalin) khususnya di Tol Cipali KM 72 hingga KM 84 yang berada di wilayah Kabupaten Purwakarta.

Kapolres Purwakarta AKPB Hanny Hidayat, melalui Kasat Lantas Polres Purwakarta Arman Sahti mengatakan, jajaran Satuan Lalulintas yang ia pimpin terus memantau perkembangan arus di Tol Cipali, jika terjadinya kepadatan kendaraan sehingga adanya kemacetan, pihak bisa melakukan tindakan dengan sesegera mungkin.

“Kepada seluruh petugas, khususnya di jajaran lalulintas, untuk terus standby karena situasi sewaktu-waktu bisa berubah, saat terjadi kemacetan bisa segera diambil tindakan,” kata Arman, di Pos Pam Terpadu Cikopo, Minggu (25/06/2017).

Kasat Lantas Polres Purwakarta, AKP Arman Sahti saat memberikan arahan kepada personilnya untuk terus memantau perkembangan arus lalulintas, Minggu malam (25/06/2017). (Foto: Red)

Arman menambahkan, tindakan yang akan diambil pihaknya jika terjadi kemacetan diantaranya akan melakukan pengalihan arus dari tol ke jalur pantura atau rekayasa lalulintas contraflow dan akan terus berkoordinasi dengan pihak lainnya, seperti saat ini, situasi brexit brebes terlihat panjangnya kendaraan sudah stag antrian 5 km

Arman menambahkan, kendati di hari pertama Idul Fitri, ia dan jajaran terus melakukan pemantauan arus agar para pemudik tetap bisa tiba di kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarganya, dan ini sudah menjadi tugas pihak Kepolisian selaku pelayan, pelindung dan pengayom masyarakat. Mengorbankan keperluan pribadi demi kepentingan bangsa dan negara adalah salah satu tugas dari petugas kepolisian.

“Petugas kita juga terus melakukan patroli agar kendaraan tidak berhenti di bahu jalan termasuk pedagang asongan untuk tidak berjualan di jalan tol karena bisa menimbulkan kemacetan,” terang Arman. (Zal)

Jabar News | Berita Jawa Barat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top