Gedung Sate

Adanya Keluhan PPDB, Komisi V Panggil Kadisdik Jabar

JABAR NEWS | BANDUNG – Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat (Jabar) memanggil Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Ahmad Hadadi untuk dimintai penjelasan mengenai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2017/2018.

Ketua Komisi V DPRD Jabar, Syamsul Bahri mengatakan pihaknya berkepentingan untuk mendengarkan klarifikasi dari Kadisdik dan seluruh jajaran terkait PPDB 2017 secara sistematis dengan persoalan-persoalan yang terpublis di masyarakat.

“Kami dari Komisi V berkepentingan untuk mendengarkan klarifikasi mengenai PPDB 2017 ini,” ucapnya di kantor Komisi V DPRD Jabar, Kamis (13/08/2017).

Dari penjelasan yang diberikan Kadisdik Jabar, dalam hal ini Samsul menilai Disdik Jabar masih dalam takaran wajar mengingat minimnya waktu yang dimiliki Disdik dalam mempersiapkan PPDB tersebut. 

“Kalau ada hal yang memang kurang memuaskan masyarakat saya pikir karena memang keterbatasan waktu sejak Disdik Jabar diberi mandat untuk mengelola SMA/SMK waktunya begitu singkat,” katanya.

Namun begitu, Syamsul menganggap keluhan dari masyarakat perlu didengarkan dengan seksama untuk perbaikan di tahun-tahun berikutnya.

“Kalau terjadi sesuatu ketidakpuasan saya pikir perlu juga kita dengar dari mereka, keluhannya juga masalahnya, untuk perbaikan PPDB 2018 nanti,” ucapnya.

Syamsul melihat apa yang dilakukan oleh Disdik Jabar masih dalam posisi on the track, tidak ada kekeliruan yang dilakukan Kadisdik Jabar dan jajarannya dan pihaknya juga memberikan apresiasi kepada Kadisdik Jabar.

“Komisi V mengapresiasi pada Kadisdik karena beliau tanggap ketika menghadapi persoalan-persoalan yang timbul di masyarakat, beliau segera antisipasi dan mudah-mudahan hasilnya akan memberi rasa puas bagi seluruh masyarakat khususnya bagi seluruh orang tua yang anaknya tahun ini masuk SMA/SMK,” jelasnya.

Jika dilihat secara keseluruhan, Syamsul melihat Disdik Jabar sudah siap untuk mengelola PPDB ini, hanya yang kurang adalah dari segi personel.

“Tinggal penambahan personel saja, karena 2016 kan tidak menangani PPDB jadi tahun ini baru pertama padahal perangkatnya sama makanya saya berharap ada penambahan personel supaya kedepan bisa menjadi bagian yang memuaskan semua pihak,” tutup Syamsul. (Nur)

Jabar News | Berita Jawa Barat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top