Gedung Sate

Pemprov Jabar Dukung Penuh Penangkalan Radikalisme Di Lingkungan Kampus

JABAR NEWS | BANDUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) mendukung penuh upaya penangkalan paham radikalisme dan terorisme di lingkungan kampus, menyusul diselenggarakan nya deklarasi anti radikalisme oleh 44 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta yang ada di Jabar.

“Deklarasi anti radikalisme ini sangat tepat karena pusat perubahan ada di kampus sebagai tempat untuk mengokohkan sendi-sendi kebangsaan,” ujar Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan saat menghadiri Deklarasi Anti Radikalisme di Graha Sanusi Unpad, Bandung, Jumat (14/07/2017).

Pria yang akrab disapa Aher tersebut mengatakan, kebhinekaan adalah fitrah yang diberikan tuhan kepada manusia dan radikalisme bertentangan dengan fitrah kehidupan manusia, merusak persaudaraan, merusak persatuan, bertentangan dengan tujuan manusia diciptakan. 

“Tidak ada radikalisme yang ada hanya persatuan dan kesatuan,” ucapnya.

Aher mengaku Pemprov Jabar telah melakukan kerjasama dengan para stakeholder untuk melakukan tindakan jangka pendek dan tindakan jangka panjang untuk menangkal pemahaman radikalisme, diantaranya dengan melakukan deteksi dini dan pembinaan terhadap para generasi muda sebagai penerus bangsa.

“Pemahaman radikal tersebut jangan sampai hadir di kampus-kampus jangan sampai hadir di sekolah-sekolah. Pemerintah mendukung penuh deklarasi ini agar tidak ada pemahaman radikal di kampus Insya Allah dengan pemahaman agama rahmatalilalamin memahamkan nilai kebangsaan yang seutuhnya maka kecintaan pada tanah air akan menghadirkam hidup yang harmonis dan damai,” tegas Aher

Aher juga menambahkan, tidak ada alasan untuk tidak bersatu, karena kita hadir sebagai bangsa yang bersatu, bhineka dalam beragam suku dan bahasa, agama dan kebhinekaan tersebut adalah satu dan bersaudara.

“Mari kita hadirkan Jawa Barat yang bersatu, yang menjunjung tinggi 4 Pilar Kebangsaan,” tambah Aher. (Nur)

Jabar News | Berita Jawa Barat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top