Inspirasi

Saat Namanya Terkenal, Arman Sahti Malah Merasakan Takut

JABAR NEWS | PURWAKARTA – Belum lama ini nama AKP Arman Sahti sontak menjadi pembicaraan banyak orang di Media Sosial. Selain itu, anggota Polisi yang bertugas di Polres Purwakarta ini juga banyak diberitakan di berbagai media, baik media cetak, media online, radio dan televisi.

Di dalam pemberitaan tersebut, semua media menceritakan tentang aksi heroik yang ia lakukan. Aksi tersebut yaitu saat membantu seorang wanita bernama Sukiati (43) yang melahirkan di tepi Tol Cipali, pada Minggu, 2 Juli 2017 lalu.

Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Arman Sahti dan anggota beserta warga saat membantu persalinan seorang warga di tepi jalan tol Cipali, Minggu, (02/07/2017). (Foto: Red)

Menjadi seseorang yang terkenal adalah yang diinginkan banyak orang. Namun berbeda dengan Arman, saat namanya banyak menjadi pembicaraan di berbagai media hingga menjadi terkenal, ia malah merasa takut.

“Jujur saat nama saya banyak diberitakan, saya merasa takut. Saya takut akan menjadi sifat riya dan sombong,” kata Arman saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

Arman mengaku sempat kaget, dengan waktu yang cukup singkat setelah membawa Sukiati beserta bayinya yang baru lahir ke RS Siloam, berbagai media online sudah memberitakan peristiwa tersebut.

Bahkan di hari yang sama, Arman langsung mendapat penghargan dari Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Mabes Polri, Brigjen Pol Royke Lumowa.

Arman menuturkan, apa yang dilakukannya kepada Sukiati dan bayinya adalah peristiwa yang sudah di takdirkan Allah SWT.

Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Arman Sahti usai menerima penghargaan pada pelaksanaan upacara HUT Bhayangkara Ke 71 di Lapangan silang Monas, Jakarta, Senin (10/07/2017). (Foto: Red)

Allah adalah zat yang Maha Tahu, sebab jika Sukiati tidak di bantu dengan petugas kepolisian, bisa kebayang apa yang akan terjadi. Saat itu kondisi lalu lintas sangat padat. Jika telat sedikit saja tiba di rumah sakit akan terjadi hal yang lain pada Sukiati dan bayinya.

“Allah yang menolongnya, saya hanya menjalankan takdir dan tugas yang sudah ditulis Allah untuk saya,” tutur Arman.

Arman juga menceritakan, saat ia menolong Sukiati, sebenarnya dirinya langsung ingat sama sang istri tercinta yang pada saat itu masih terbaring lemas di Kota Palembang pasca menjalani operasi karena suatu penyakit.

Arman saat itu tidak bisa mendampingi sang istri karena harus menjalankan tugas sebagai anggota polisi yang mengatur lalu lintas arus balik pasca Idul Fitri.

“Pada saat membawa bayi Sukiati ke rumah sakit, selain teringat istri, saya juga teringat dengan anak saya. Perasaan senang dan cemas saat itu menjadi satu. Tapi Alhamdulillah Sukiati dan bayinya selamat,” kenang Arman dengan mata terlihat berkaca-kaca.

Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Arman Sahti saat menggendong bayi untuk dibawa ke Rumah Sakit Siloam Purwakarta, Minggu (02/07/2017). (Foto: Red)

Terkait penghargaan yang diterima dirinya atas aksi heroik tersebut, baik itu penghargaan dari Kakorlantas Mabes Polri, Kapolri dan Menteri Perhubungan. Arman mengucapkan terima kasih dan akan menjadikan itu sebagai motivasi untuk terus bekerja dengan baik. Berjanji akan terus memberikan citra positif kepada masyarakat tentang institusi Polri dimanapun bertugas.

Kasat Lantas Polres Purwakarta, AKP Arman Sahti saat menerima langsung penghargaan dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, di Gedung Dhanapala Jakarta, Selasa (11/07/2017). (Foto: Red)

Sebagai penutup Arman menambahkan, hingga saat ini ia masih terus melakukan komunikasi dengan Sukiati dan suaminya. Saat ingin mengetahui keadaan bayi yang ia tolong ketika lahir tersebut, Arman pasti menghubungi orang tua bayi yang diberinama Bhayangkariwati Ramadniya itu.

Sekedar mengingatkan, Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Arman Sahti pada waktu melakukan patroli di tol Cipali saat memantau arus balik lebaran tahun 2017. Ia bersama beberapa anggotanya memberikan pertolongan kepada Sukiati yang melahirkan di tepi tol Cipali.

Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Arman Sahti saat mengantar Bhayangakariwati Ramadniya dan kedua orangtuanya ke rumahnya di Kecamatan Karang Tengah, Jakarta, Selasa (04/07/2017). (Foto: Red)

Dalam Operasi Ramadniya Lodaya 2017 tersebut, Arman dengan sigap memberikan pertolongan. Setelah bayi dilahirkan, dengan sesegera mungkin Ia menggendong sang bayi dan membawa Sukiati ke rumah sakit Siloam Purwakarta agar mendapatkan perawatan dari pihak dokter.

Bayi yang lahir di tol Cipali itu diberi nama oleh Kapolres Purwakarta AKBP Hanny Hidayat dengan nama Bhayangkariwati Ramadniya, dan Kasat Lantas Polres Purwakarta dijadikan ayah angkat dari bayi berjenis kelamin perempuan tersebut. (Zal)

Sekilas Tentang AKP Arman Sahti

Nama : AKP Arman Sahti, SH., SIK
TTL : Ponre, 30 April 1980
Istri : AKP Mariana Comalasari (Panit 2, Subdit 1 Ditkrimsus Polda Jabar)
Anak : Kiandra Gassania Izzahti

Orangtua:
Ayah : Aiptu Safaruddin L
Ibu : Hasmawati

Pendidikan Kepolisian
Akpol Tahun 2006
PTIK Angkatan 65

Riwayat Tugas:
Kanit Regident Polres Musi Rawas
Kanit Laka Polresta Palembang
Kapolsek Kemuning Polresta Palembang
Kanit Pidsus Polresta Palembang
Wakasat Reskrim Polresta Palembang
Kasat Lantas Ogan Ilir
PTIK
Pama Polda Jabar
Kanit Lantas Sukajadi Polrestabes Bandung
Kbo Lantas Polrestabes Bandung
Kasat Lantas Polres Purwakarta (sekarang)

Jabar News | Berita Jawa Barat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top