Daerah

Sekda Jabar Minta Pengusaha Angkutan Umum Cakap Teknologi & Bahasa

JABAR NEWS | BANDUNG – Ditengah gempuran sistem transportasi online, Organisasi Angkutan Darat (Organda) diminta untuk meningkatkan penguasaan teknologi dan bahasa. Hal tersebut sebagai langkah untuk meningkatkan kemajuan sistem transportasi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Iwa Karniwa saat diwawancara seusai melakukan pertemuan dengan Organda Jabar di Gedung Sate Bandung, Senin (31/07/2017).

“Penguasaan digital sudah mutlak karena konsumennya sudah berubah. Ini yang menjadi titik tekan saya jika komputer dan bahasa tidak dikuasai maka akan ditinggal oleh konsumen sendiri,” ujar Iwa.

Iwa mengatakan, para pengusaha juga harus bisa meningkatkan pengetahuan mengenai usaha bisnis dan mengetahui apa yang diinginkan masyarakat (konsumen) untuk bisa dilayani oleh pengusaha dalam hal transportasi yang nyaman dan cepat.

“Organisasi perusahaan itu harus didukung tiga hal. Yakni inovasi layanan, inovasi tata kelola perusahaannya dan jiwa wirausahanya. Nah, tiga hal inilah yang menjadi titik tekan kepada teman-teman Organda untuk memberikan apa yang diinginkan masyarakat,” kata Iwa.

Pada dasarnya Organda merupakan organisasi atau perkumpulan para pengusaha transportasi. Dalam hal ini transportasi darat dengan tujuan memberikan pelayanan bagi masyarakat. Oleh karena itu tambah Iwa jika selera masyarakat berubah maka Organda juga harus berubah dalam hal tata kelolanya.

“Karena kita itu segmennya adalah segmen melayani masyarakat. Kalau masyarakatnya sudah berubah pengen transportasi yang nyaman dan lain-lain otomatis sistem Organdanya juga harus berubah dalam hal peningkatan pelayanan,” tambahnya.

Untuk itu, ia meminta pihak Organda untuk membentuk network (jaringan) dengan berbagai pihak serta memperbaiki sistem organisasi termasuk memetakan permasalahan yang kemudian bagaimana menyelesaikan masalah dengan melihat keinginan konsumen atau masyarakat di era digital.

“Saya minta perbaiki dulu sistem organisasinya termasuk memetakan permasalah lalu bagaimana mengantisipasi perubahan keinginan konsumen juga dengan membangun networking dengan berbagai pihak termasuk perbankan misalnya, dan lain-lain,” tutup Iwa. (Nur)

Jabar News | Berita Jawa Barat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top