Polhukam

Emil: Komunikasi dan Kepentingan Menjadi Kunci Dalam Berpolitik

JABAR NEWS | BANDUNG – Bakal calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil telah resmi mendapatkan dukungan tambahan dari partai kebangkitan bangsa (PKB) setelah SK penetapan pengusungan diterima dan disepakati bersama Senin malam (11/09/2017).

Emil sapaan akrab calon yang diusung partai Nasdem ini mengatakan kunci dari sebuah konstalasi politik adalah komunikasi yang baik dan kepentingan yang cocok sehingga akan membentuk sebuah koalisi yang dibangun atas dasar kepentingan yang sama.

“Kunci dari politik itu komunikasi dan kepentingan, ini contoh komunikasi level bawah tengah atas menghasilkan sebuah kesepakatan kesepahaman tentu orientasinya sama pembangunan yang baik untuk rakyat,” ujar Emil setelah mendapatkan surat keputusan dukungan dari PKB.

Disinggung mengenai figur calon pendampingnya yang cocok Emil mengungkapkan hal tersebut masih terlalu dini karena yang penting menurutnya saat ini adalah untuk menggenapkan kursi menjadi 20 persen sehingga syarat untuk maju mencalonkan ke KPU bisa terpenuhi.

“Saya sudah sampaikan hari ini adalah babak bersatu ya babak bersatu itu adalah babak menggenapkan dulu ini repotnya luar biasa karena komunikasinya harus intensif nanti sudah babak satu lolos artinya dapat 20 kursi barulah dengan nyaman kita bahas apakah cocok dari segi kepemimpinan apakah cocok dari sisi elektabilitas atau popularitas,” terangnya.

Emil mengungkapkan pemilihan figur calon harus betul-betul realistis mengingat ilmu politik saat ini sudah sangat ilmiah sehingga calon yang diusung harus memiliki kombinasi yang baik antara eektabilitas dan nilai kepemimpinan nya.

“Calon yang dipiih juga harus realistis hari ini ilmu politik itu sudah sangat ilmiah maksain kadernya atau siapapun tapi kalau ga ada basis elektabilitas kan sama-sama buang energi kan,” katanya.

Sementara itu, untuk menggenapkan kursi menjadi 20 persen Ia mengaku sedang mengintensifkan komunikasi dengan partai persatuan pembangunan (PPP) sehingga 20 kursi dapat tercapai.

“Jadi intinya saya akan intensif yang paling dekat boleh saya sampaikan dengan PPP karena level antar ketumnya juga sudah mulai berkomunikasi,” tutup Emil. (Nur)

Jabar News | Berita Jawa Barat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top