Daerah

Para Buruh Akan Mogok Kerja, Ini Tanggapan Walikota Tasikmalaya

JABAR NEWS | KOTA TASIKMALAYA – Walikota Tasikmalaya Budi Budiman meminta para buruh mengurungkan niatnya untuk menggelar aksi mogok massal pada esok hari, Rabu, (13/09/2017).

Budi mengatakan, jika aksi mogok tersebut tetap dilaksanakan, jelas akan merugikan banyak pihak. Oleh sebab itu, dirinya berharap kisruh yang terjadi antara buruh, pengusaha dan pemerintah bisa diselesaikan dengan cara komunikasi.

“Laporan dari Sekda dan Disnaker memang sudah masuk kepada saya. Namun, pemerintah saat ini tengah mengecek dulu semua data-data yang masuk. Apakah semua laporan itu benar atau tidak,” katanya saat diwawancara awak media, Selasa (12/09/2017).

Budi menuturkan, berkaitan dengan Undang-undang, tentu masing-masing pihak harus melaksanakan hak dan kewajiban sesuai dengan peraturan yang berlaku. Jika perusahaan tersebut terbukti melakukan pelanggaran, ia berjanji pihaknya akan mengambil langkah tegas.

“Bicara masalah ketenagakerjaan tentu tidak lepas dari peran tiga unsur. Yaitu pemerintah, pengusaha dan buruh. Oleh karenanya, perlu duduk bersama untuk menyelesaikan masalah ini,” tuturnya.

Budi mengaku, pihaknya sudah masuk ke perusahaan-perusahaan yang dilaporkan. Namun, sebagai pemerintah tentu harus netral. Baik untuk kepentingan buruh maupun pengusaha.

“Di Tasikmalaya ini harus kondusif masalah buruh atau ketenagakerjaan. Sebab, jika kisruh tentu akan berdampak pada iklim,” paparnya.

Budi menegaskan, akan lebih baik para buruh menahan diri dan memikirkan kembali rencana aksi mogok tersebut.

“Kami sebagai pemerintah juga akan menyampaikan kepada para pengusaha mengenai hak dan kewajiban sesuai dengan perundang-undangan. Jadi, intinya pemeritah sifatnya menjadi penengah,” tegasnya. (Yud)

Jabar News | Berita Jawa Barat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top