Daerah

Badan POM Bandung Gelar Aksi Nasional Pemberantasan dan Penyalahgunaan Obat Ilegal

JABAR NEWS | BANDUNG – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bandung menyelenggarakan aksi nasional pemberantasan ilegal dan penyalahgunaan obat untuk wilayah provinsi Jawa Barate mengingat banyaknya kasus penyalahgunaan obat akhir-akhir ini.

Aksi nasional tersebut bertujuan untuk memberantas obat ilegal dan penyalahgunaan obat di bumi Indonesia sampai ke akarnya melalui beberaoa strategi pengawasan yang dilakukan untuk mencegah peredaran obat-obatan ilegal tersebut yakni stategi pencegahan, stategi pengawasan dan strategi penindakan.

“Untuk strategi pencegahan dilakukan melalui perkuatan regulasi, komunikasi, informasi dan edukasi, pemberdayaan masyarakat serta peningkatan koordinasi lintas sektor. Kalau untuk pengawasan mencakup perkuarab kerjasama lontas sektor, perkuatan manajemen dan utilisasi database,emgintensifkan pengawasan berbasis risiko dan perkuatan implementasi regulasi,” ujar Kepala BPOM Bandung, Abdul Rohim di Bandung, Rabu (04/10/2017).

Sementara untuk strategi penindakan difokuskan pada tahap importasi, produksi dan distribusi obat melalui tiga pendekatan yakni pemetaan kasus dan potensi rawan kasus, kerjasama lintas sektor terkait dan penyusunan pedoman kerja.

Melalui aksi nasional pemberantasan obat ilegal dan penyalahgunaan obat BPOM mengajak seluruh lapisan masyarakat agar memberikan dukungan dan komitmennya dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan obat di Indonesia.

“Indikator keberhasilan daru aksi nasional ini adalah tidak ada lagi peredaran secara ilegal dan penyalahgunaan obat-obat tertentu di Indonesia, tentunya hal ini perlu dukungan dari semua pihak,” tutupnya.

Aksi Nasional ini dihadiri oleh P2TP2A Jabar, BNNP Jabar, Dinas Pendidikan Jabar, Dinas Kesehatan Jabar, Kejati, PN Bandung, Polda Jabar, Bea Cukai, YLKI dan beberapa instansi terkait lainnya. (Nur)

Jabar News | Berita Jawa Barat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top