Bisnis

Kerajinan Keramik Kabupaten Purwakarta Tembus Pasar Mancanegara

JABAR NEWS | PURWAKARTA – Keberadaan tanah liat yang melimpah ruah di Kecamatan Plered dan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, ternyata cukup membuahkan keuntungan tersendiri bagi masyarakat sekitar.

Terbukti, sampai saat ini hasil alam tersebut banyak dimanfaatkan warga di wilayah bagian selatan Purwakarta ini sebagai bahan dasar sejumlah kerajinan kriya yang bernilai ekonomis. Di antaranya, keramik, tembikar, genteng dan pot bunga.

Yang lebih menariknya, kerajinan Keramik dari pengrajin Kabupaten Purwakarta ini mampu menembus pasar mancanegara.

Salah satu, perajin keramik asal Desa Cadas Mekar, Kecamatan Tegalwaru, Supriyanto (36) mengaku, akhir-akhir ini permintaan keramik dari negeri ginseng, Korea terus mengalir deras. Adapun jenis kerajinan kriya yang paling diminati, yakni pot bunga.

“Kami membuat pot bunga yang polanya sesuai permintaan mereka,” ujar Supriyanto, belum lama ini.

Modelnya yang diminta bukan seperti pot bunga pada umumnya. Melainkan lebih berpola, yakni menyerupai cekungan setengah lingkaran.

“Kita membuat motif sesui gambar yang dikirim. Tapi, ada juga yang polos dan juga yang pake asesoris seperti ukiran. Tergantung dari permintaan pasar,” jelas dia.

Dia mengaku, dalam sebulan biasanya pesanan dari Korea itu sekitar 6.000-10 ribu pot bunga tanah liat. Namun, karena keterbatasan perajin, pihaknya hanya mampu mengirim 1.500 picis. Sedangkan harga satuannya, bervariasi. Yakni, dari mulai Rp 20 ribu sampai Rp 50 ribu per picis.

Untuk diketahui, kalangan masyarakat di luar Purwakarta, kwalitas kerajinan keramik asal Plered dan Tegalwaru ini sangat populer. Pasalnya, dianggap memiliki kualitas yang lebih baik dibanding dari daerah lain. (Cw2)

Jabar News | Berita Jawa Barat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top