Gedung Sate

Miliki Wakil Bupati Baru, Gubernur Minta Pembangunan di Kabupaten Cirebon Lebih Sinergis

JABAR NEWS | BANDUNG – Selly Andriani Gantina telah resmi mengemban tugas sebagai Wakil Bupati Cirebon mengisi kekosongan jabatan setelah diberhentikannya Wakil Bupati sebelumnya pada 17 Mei lalu.

Dengan adanya Wakil Bupati ini, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) meminta Pemerintah Cirebon untuk dapat sinergis dalam meningkatkan pembangunan di Kabupaten Cirebon yang lebih berkeadilan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Pertama tentu atas nama pemerintah provinsi atas nama pribadi mengucapkan selamat atas dilatiknya bu Sellu sebagai Wakil Bupati Cirebon masa sisa jabatan 2014-2019, tentu sebagai sebagai Wakil Bupati segera berkoordinasi dengan Bupati Cirebon untuk segera bekerja bersama-sama bahu membahu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat kabupaten cirebon,” ujar Aher saat diwawancara usai memimpin pelantikan, Selasa (17/10/2017).

Aher mengatakan, pembangunan di Cirebon selama ini memang terus berlangsung, namun dengan adanya Wakil Bupati ini diharapkan dapat meningkatkan sinergitas dalam pembangunan Kabupaten Cirebon.

“Tentu pembangunan selama ini terus berlangsung, kita memberi amanat terus supaya pembangunan dikawal terus, efektif, efisien, berkeadilan di mana hasil yang dinikmati masyarakat sesuai dengan anggaran yang dikeluarkan oleh anggaran pendapatan daerah Kabupaten Cirebon,” kata Aher.

Gubernur juga mengingatkan bahwa yang terpenting dalam sebuah pembangunan daerah baik pendidikan, kesehatan, insfratuktur, perekonomian, pertanian, perikanan, kehutanan reformasi birokrasi dan segala bidang pembangunan yang ada termasuk pemberdayaan perempuan, termasuk perlindungan anak muaranya adalah adanya pengurangan kemiskinan sehingga terbentuk kesejahteraan bagi masyarakat.

“Saya selalu mengingatkan bahwa apapun pembangunan yang kita lakukan, yang pertama adalah bagaimana semua jenis pembangunan itu mampu menghilangkan kemiskinan. Kedua pembangunan mampu menyelesaikan, menghilangkan pengangguran. Ketiga bagaimana pembangunan mampu menghadirkan rasa aman bagi masyarakat, termasuk secara khusus perlindungan bagi perempuan dan anak-anak, dan yang terakhir adalah pembangunan harus mampu menghadirkan keselamatan lingkungan,” jelasnya.

Aher menambahkan, keselamatan lingkungan menjadi penting dikarenakan seluruh pasokam kehidupan baik sandang, papan dan pangan semua berasal dari lingkungan.

“Lingkungannya rusak, sawah rusak, air rusak, sungai rusak pangan juga rusak. Kemudian sandang semua dari lingkungan, papan, kayu dari hutan kan, batu-batu dari hutan juga, semen dari lingkungan juga. Baik itu sandang, pangan atau pun papan semua pasokan dari lingkungan. Oleh karena itu terus bisa memasok kita semuanya, kehidupan kita dan semua langgeng sampai hari kiamat tiba, maka lingkungan harus terjaga dengan baik,” terangnya.

Pengentasan kemiskinan, pengangguran, yang ketiga rasa aman dan perlindungan kepada semua masyarakat termasuk perempuan dan anak-anak, menjadi bagian penting tujuan pembangunan yang paling mikro.

“Ada makro, ada semi mikro, ada semi makro, ada mikro dan paling mikro. Jadi bagaimana pembangunan yang kita lakukan itu berhasil menyelesaikan kemiskinan, pengangguran, lingkungan dan perlindungan kepada seluruh lapisan masyarakat,” tutup Aher. (Nur)

Jabar News | Berita Jawa Barat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top