Polhukam

Soal Pilgub Jabar, Dede Yusuf Menunggu Arahan Partai

JABAR NEWS | BANDUNG – Kader Partai Demokrat, Dede Yusuf M Effendi yang digadang-gadang akan maju dalam bursa pencalonan pemilihan Gubernur Jawa Barat mengaku masih menunggu keputusan partai.

Hal tersebut ia ungkapkan mengingat dirinya sepenuhnya menyerahkan keputusan dari partai terkait akan dimana dirinya ditempatkan apakah maju dalam kontestasi pemikihan kepala daerah ataukah tetap menjalani peran nya sebagai Ketua Komisi IX DPR RI saat ini.

“Nah itu masih saya pertimbangkan karena saat ini saya baru saja mendapat amanah untuk meneruskan sebagai ketua komisi dan tentu ini bukan bukan masalah berat atau tidaknya melepaskan jabatan ketika partai memberi amanah tentu partai memiliki pertimbangan jadi pada saat ini saya menunggu amanah dari partai untuk saya cocoknya dimana,” ujar Dede di Bandung, Kamis (05/10/2017).

Ia mengatakan, keputusannya ikut dalam penjaringan bakal calon Gubernur Jabar tersebut dilakukan atas dasar keinginan partai Demokrat yang meminta para kadernya maju.

“Sebetulnya kalau dibilang kenapa itu karena perintah partai ya, karena partai meminta kader-kader maju maka saya ikut penjaringan bahwa nanti pun ada keputusan yang diambil oleh ketua umum, majelis tinggi dan tentunya calon,” ucapnya.

Hasil keputusan para petinggi partai itu lah menurut Dede yang akan menjadi mandat partai yang saat ini masih dalam proses pembahasan internal partai untuk mengusung calon.

“Hasil keputusan itulah yang menjadi mandat partai. Nah kalau sekarang saya masih berproses dalam internal partai jadi belum konsumsi publik dulu,” jelasnya.

Sementara itu, jika ia ditetapkan sebagai calon oleh Partai ia mangatan tidak muluk-muluk dalam mencari pendamping dan hanya mengajukan dua kriteria yakni pasangan nya nanti harus membawa partai dan dukungan.

“Yang penting bawa partai dan bawa dukungan itu aja,” pungkasnya. (Nur)

Jabar News | Berita Jawa Barat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top