Daerah

Dilarang Pacaran, Siswi SMP Loncat Dari Flyover Tol Palikanci

Inilah Flyover Tol Palikanci tempat siswi SMP yang coba mengakhiri hidupnya karena dilarang pacaran, Jum'at (12/01/2018). (Foto: Red)

JABARNEWS | KAB.CIREBON – Ditegur sama gurunya karena diketahui sering pacaran sama teman kelasnya, dan diduga akan dikeluarkan dari sekolah, seorang siswi SMPN 17 Kota Cirebon bernama bernisial H (15) warga Griya Sampiran Indah, Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon nekad melakukan percobaan bunuh diri dengan cara meloncat dari flyover jalan Tol Palikanci, Jumat (12/01/2018).

Kapolres Cirebon AKBP H. Risto Samodra melalui Kapolsek Talun AKP Eddi Mulyono menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, bermula korban diketahui oleh pihak sekolah, bahwa koban berboncengan dengan laki-laki teman satu sekolahnya berinisial D (17) warga Blok Grenjeng, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon yang diduga pacarnya dan ditegur oleh guru kelasnya untuk tidak berpacaran dulu.

“Kemudian korban tidak masuk sekolah, dan teman-teman sekolah datang ke rumahnya dan ibunya yang menginformasikan bahwa korban akan di keluarkan dari sekolah tersebut,” jelas Eddi.

Mendengar informasi tersebut ibu korban Elinawati (48) memarahi koban, karena dimarahi korban lari ke jembatan tol lalu naik dari pool pagar jembatan selanjutnya korban merambat ketengah jembatan flyover tol.

Diketahui oleh kakaknya bernama Syarif (19) dan warga berusaha membujuk agar tidak melakukan perbuatan tersebut dengan cara membujuk serta menunggu dari bawah jalan tol Palikanci.

“Kemudian tidak lama korban menjatuhkan diri, dan kakak korban Syarif berikut warga berusaha menangkap korban yang menjatuhkan diri dari atas flyover Tol Palikanci. Korban masih bisa diselamatkan kendati mengalami luka-luka dibawa ke Rumah Sakit Gunungjati Kota Cirebon,” pungkasnya.

Laporan: Sukirno Raharjo

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top