Smartcity

Dishub Bandung Targetkan PAD Rp. 100 Miliar dari E-Parking di Tahun 2018

Kepala Dishub Kota Bandung Didi Ruswandi saat ditemui di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Senin (22/01/2018). (Foto: Red)

JABARNEWS | BANDUNG – Setelah diuji coba pada tanggal 14 Juli 2017 lalu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung optimis dapat meningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dari mesin parkir elektronik atau e-parking di tahun 2018.

Tersebar di 445 titik, mesin e-parking ini ditargetkan dapat menghasilkan PAD Pemkot Bandung sebesar Rp. 100 Miliar lebih.

“Jadi kita harapkan naik lagi tahun ini. Targetnya sekitar 100 miliar untuk tahun ini,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Didi Ruswandi saat ditemui di Jl. Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Senin (22/01/18).

Ada pun usaha yang di gagas oleh Dishub Kota Bandung, yakni dengan mengimbau Juru Parkir (Jukir) untuk lebih pro aktif dalam menuntun masyarakat agar dapat membayar langsung ke mesin e-parking.

Didi menerangkan jika ada dua pola dalam menghitung pendapatan hasil parkir, yaitu lewat mesin dan non-mesin disetiap Satuan Ruang Parkir (SRP).

“Dua hal cara menghitungnya mereka dalam pola-pola SRPnya penuh itu yang beratnya, tapi tetap kami coba,” terangnya.

Ia pun berharap, masyarakat Kota Bandung dapat tertib saat memarkirkan kendaraannya ditempat-tempat yang memang sudah disediakan Pemkot Bandung.

Laporan: Teddy Permana

To Top