Wanita

Jangan Berikan Air Putih Pada Bayi Di Bawah 6 Bulan, Ini Dampaknya

Memberikan air putih pada bayi di bawah umur 6 bulan memiliki risiko yang tinggi (Foto: net)

JABARNEWS | BANDUNG – Air mengandung zat baik bagi tubuh kita diantaranya, mengandung kalsium, sodium, magnesium, kalium hingga bikarbonat. Sebuah peneliti asal Jepang, Prof. Dr. Masaru Emoto menemukan bahwa air itu hidup dan air dapat mendengar kata-kata, membaca tulisan, dan juga mengerti pesan.

Namun tak selamanya air putih baik bagi tubuh. Bagi bayi, air putih dapat berdampak buruk bagi pertumbuhannya. Memberikan air putih pada bayi di bawah umur 6 bulan memiliki risiko yang tinggi, yaitu antara lain:

1. Bayi akan mengalami gizi buruk.

Bayi yang disusui dengan ASI ekslusif meminum air putih dapat membuatnya berhenti menyusui sebelum waktunya. Hal tersebut dapat menyebabkan kekurangan gizi bagi bayi. Selain itu, kandungan ASI pada Ibu pun akan semakin berkurang produksinya.

2. Bayi akan berisiko diare.

Air putih yang dimunum oleh bayi jika tidak steril, maka akan mengakibatkan bayi mengalami diare. Jika anda berniat untuk memberikan air putih dalam kemasan pada bayi anda, pastikan untuk memasak ulang air dengan suhu minimal 70 derajat celsius.

3. Bayi akan berisiko keracunan air.

Keracaunan air pada bai terjadi jika bayi meminum terlalu banyak air putih. Hal tersebut pada umumnya terjadi ketika kadar garam dalam darah turun drastis ke level yang terlalu rendah sehingga mengganggu keseimbangan elektrolit.

Itulah tadi beberapa macam dampak buruk jika bayi berusia di bawah 6 bulan diberikan air putih. Walaupun memberikan air putih pada bayi yang berusia di bawah 6 bulan tidak diperbolehkan, namun ada beberapa kondisi dimana bayi boleh diberikan air putih. Ketika cuaca panas, tidak ada masalah jika anda memberikan tambahan air saat menyeduh susu formula. Namun memberikan air putih saat bayi mengalami flu berat justru sangat diperbolehkan karena dapat membantu bayi agar terhindar dari dehidrasi. (Red)

 

Sumber berita ini diambil dari vemale.com

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top