Daerah

Jalan di Desa Pasirangin Purwakarta Rusak Parah, Perekonomian Tersendat

foto: Jalan yang mengalami kerusakan parah di Desa Pasirangin, Kec. Darangdan, Kab. Purwakarta. (Foto: Red)

JABARNEWS | PURWAKARTA – Hujan deras kerap kali membuat beberapa ruas jalan menjadi rusak dan berlubang. Salah satunya jalan di pinggiran kota, tepatnya di Desa Pasir Angin, Kec. Darangdan, Kab. Purwakarta.Panjang jalan yang rusak parah sekitar 3000 Meter. Kondisi ini sudah terjadi sekitar 5 tahun yang lalu, namun belum ada tindak lanjut dari pemerintah. Kendati beberapa waktu lalu sudah melakukan pengukuran jalan, namun perbaikan jalan belum juga dilakukan.

Pantauan Jabarnews.com, Minggu (11/02/2018), sebagian besar jalan ini dipenuhi batu-batu besar dan pecahan aspal yang mulai habis total. Jalan ini biasanya dipakai warga sebagai jalur utama penghubung dari beberapa kampung yang dilaluinya, yaitu Kp.Warunglimus, Kp.Cisomang, dan Kp.Pojok Desa Pasir Angin, Kecamatan Darangdan Purwakarta.

Jalan yang termasuk jalan Kabupaten itu, juga sebagai jalan alternatif yang menghubungan 2 Kabupaten yaitu Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Bandung Barat.

Kepala Desa Pasir Angin, Komarudin Syam, menuturkan, jalan itu sangat vital dalam menunjang perekonomian.

“Akibat tekstur tanah yang kurang bagus menjadikan kondisi jalan bertambah rusak. Dana desa sendiri tidak akan cukup untuk memperbaiki jalan yang mengalami kerusakan.Harapan kami, mudah mudahan Pemerintah Kabupaten Purwakarta dapat merealisasikan program pembangunan tersebut, karena ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat terutama para pelaku ekonomi” harapnya.

Ketua RW 06 Desa Pasir Angin, Komar (52), mengatakan, dia sering mendengar keluhan warga yang mengeluhkan jalanan rusak.

“Belum ada perhatian dari pemerintah. Saya juga sering mengalami kendala yang diakibatkan jalanan rusak parah ini, Sering terjadi kecelakaan terutama malam hari, karna selain jalannya rusak parah juga kurangnya penerangan di sepanjang jalan tersebut,” tutunya.

Menurut warga sekitar, rusaknya jalan ini tak hanya diakibatkan oleh faktor cuaca melainkan adanya aktifitas mobil truk besar yang hilir mudik mengangkut hasil produksi kebun teh yang merupakan sumber daya alam yang terdapat pada Desa Pasirangin. (Der)

Jabarnews | Berita Jawa Barat

To Top