Smartcity

Pemkot Bandung Hentikan Pembangunan Taman

Walikota Bandung Ridwan Kamil / Ilustrasi Net

JABARNEWS | BANDUNG – Tahun 2018 ini Pemkot Bandung tidak akan merevitalisasi taman, namun hanya menyelesaikan taman Tegalega saja. Karenanya penambahan taman bakal diserahkan ke wali kota baru agar punya kreasi sendiri.

Menurut Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (Emil), penambahan RTH sendiri dilakukan diberbagai kesempatan dari 70-an taman RW ada penambahan RTH juga seperti salah satunya meresmikan taman di Sadang Serang.

“Jadi penambahan kita itu kecil-kecil tapi banyak dan bermanfaat. Gak kayak dulu beli bukit, beli apa tapi gak dimanfaatkan kan sayang. Kita konsepnya berubah, receh tapi banyak,” jelas Emil, Rabu (7/2/2018).

Soal pembuangan Ipal kesungai, lanjut Emil, pada program Citarum Harum gagasannya sudah diterima dan sedang dianggarkan untuk membangun pipa gendong atau pipa raksasa.

“Nanti pipanya melipir sungai sehingga pipa (limbah) dari rumah itu tidak jatuh lagi ke sungai tapi ke pipa itu. Nanti tiap beberapa ratus meter disedot diangkut oleh mobil PD Kebersihan. Mudah-mudahan dengan cara begitu selain sampah sudah tidak ada, kejorokan limbah rumah tangga juga mulai tidak ada,” harapnya.

Hal itu bisa terrealisasi jika program Citarum harum yang masih menunggu Perpres sudah terbit sehingga bisa dianggarkan di APBN.

Penanganan Ipal itu lanjutnya, butuh komitmen besar untuk merubah, kalau jangka menengah pendek pakai pipa gendong.

Disinggung soal bencana dibeberapa daerah, dijelaskan Emil bahwa tugas seorang pemimpin membawa perubahan, mengakselerasi kemajuan.

Kebencanaan itu seperti penyakit yang harus diobati, penyakitnya jangan-jangan harus diperbaiki.

Apakah penegakkan hukum yang lemah karena buang limbah atau buang cairan dari pabrik yang bermasalah. Jela Emil, butuh multidimensi dan tidak hanya kuratif tapi juga preventif. (vie)

Jabarnews | Berita Jawa Barat

To Top