Daerah

Taman Monyet Trend Wisata Baru Di Purwakarta

Seorang wisatawan sedang menikmati potensi wisata di Taman Monyet, Jumat (9/2/2018) (Foto : Red)

JABARNEWS | PURWAKARTA – Meski tidak memiliki tempat wisata kebun binatang, warga Purwakarta punya tempat favorit untuk secara langsung berinteraksi dengan binatang.

Lokasi tersebut terletak ke Desa Jatimekar Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Kamu dapat secara langsung menyaksikan kehidupan sejumlah ekor monyet di Taman Monyet.

Meski begitu, karena memang tidak dipelihara dan dibiarkan hidup bebas tak ada yang dapat memastikan kapan kumpulan monyet hutan tersebut bakal turun dari kawasan hutan ke lokasi taman.

“Kadang bisa seharian monyetnya ngumpul, kadang hanya beberapa jam saja,” ungkap penjaga taman monyet, Kusnadi (45) saat ditemui. Jumat (9/2/2018).

Di sisi lain, jika beruntung, saat berkunjung ke Taman Monyet, kamu bisa langsung berinteraksi dengan kawanan monyet yang biasanya sekali turun dari hutan berjumlah 60 ekor.

Kelincahan mereka melompat ke sana ke mari, bergelantungan di atas pohon dan gerak-gerik mereka yang tampak seperti manusia pasti membuat kamu memperhatikannya.

Saat kumpulan monyet tersebut turun ke taman, Kusnadi mengatakan pengunjung yang datang dapat memberikan makanan kepada mereka.

Jenis makanan tersebut adalah pisang, kacang-kacangan dan juga rambutan.

“Mereka suka pisang, kacang-kacangan dan rambutan,” katanya.

Meskipun bisa dibilang jinak, ada aturan yang tidak boleh dilanggar pengunjung agar kumpulan monyet tersebut tidak merugikan mereka.

“Pas ngasih makan jangan terlalu dekat. Agak diberi jarak,” ucapnya.

Sementara itu, pada saat Jabar News mengunjungi taman tersebut pada hari kerja jumlah pengunjung di Taman Monyet memang bisa dihitung dengan jari. Kusnadi mengatakan, Taman Monyet ramai dikunjungi pada akhir pekan.

“Kalau Sabtu-Minggu ratusan pengunjung tumpah ruah di Taman Monyet,” jelasnya.

Tak hanya berasal dari Purwakarta, menurut Kusnadi banyak juga pengunjung yang datang dari luar Kab. Purwakarta untuk sengaja datang ke taman yang biayanya gratis tersebut.

“Dari daerah lain seperti Karawang juga suka datang,” terangnya. (Gin)

Jabarnews | Berita Jawa Barat

To Top