6 Konsep Pemakaman Masa Depan yang Sedang Digarap Para Ahli

Lupakanlah proses penggalian tanah sedalam sekian meter untuk mengubur sebuah jasad, karena di masa depan, jasad tidak lagi dikubur di dalam tanah.

Konsep pemakaman modern di Jepang (Foto: net)

JABARNEWS | BANDUNG - Berjalan dengan menigkatnya jumlah penduduk yang terus bertambah membuat suatu negara menjadi semakin padat. Hutan, kebun, dan tanah kosong mulai banyak disulap menjadi hunian. Bukan tak mungkin, jumlah tanah di bumi akan terus menipis. Tak hanya itu, lokasi pemakaman manusia pun akan ikut berkurang. 

Dilansir dari laman National Geographic, setidaknya 55 juta orang meninggal setiap tahunnya, sehingga membuat pemakaman tradisional semakin semrawut. 

Masalah ini sudah banyak dipikirkan para desainer atau perencana kota. Mereka pun berusaha memberi solusi atas problematika ini dengan merancang konsep inovatif pemakaman masa depan. Lupakanlah proses penggalian tanah sedalam sekian meter untuk mengubur sebuah jasad, karena di masa depan, jasad tidak lagi dikubur di dalam tanah. 

Berikut 6 ide inovatif pemakaman modern yang sedang digarap oleh para ahli:


1. Floating Eternity

Ketika daratan di bumi semakin menipis, satu hal yang kayaknya dipikirkan hampir setiap orang adalah laut. Namun mungkinkah pemakaman dibangun di atas laut? Bagi ahli atau perencana bangunan, bukan tidak mungkin hal itu diwujudkan menjadi nyata. Apalagi jika bicara negara dengan lahan padat seperti Hong Kong. Terbatasnya ruang untuk pemakaman sudah jadi masalah pelik sejak beberapa dekade terakhir. Selama ini mereka menyimpan abu kremasi kerabatnya di kolumbarium — bangunan atau dinding yang memiliki lubang-lubang untuk meletakkan guci. Akan tetapi, kolumbarium bukanlah solusi tepat, karena tetap makan tempat.

Sebuah firma desain Hong Kong, Bread Studio, menginisiasi “Floating Eternity”, atau pulau terapung yang digunakan untuk menyimpan kolumbarium. Pulau yang akan dilepas di Laut Cina Selatan ini bisa dicapai dengan kapal feri. Bahkan di beberapa kesempatan seperti perayaan leluhur, pulau ini akan digerakkan mendekati daratan.


2. Neptune Memorial Reef

Tak hanya permukaan laut aja yang dapat dimanfaatkan menjadi kuburan modern, melainkan bawah laut yang dalamnya puluhan meter ternyata juga dilirik oleh ilmuwan yang ingin membuat inovasi pemakaman masa depan. Sebuah batu karang buatan manusia terbesar di dunia, Neptune Memorial Reef di lepas pantai Miami dan menjadi ‘rumah’ bagi sisa-sisa abu kremasi manusia. Satu-satunya kekurangan adalah sanak keluarga akan kebingungan jika ingin melayat.


3. Memorial Necropole Ecumenica

Tidak selamanya gedung pencakar langit dimanfaatkan sebagai perkantoran atau hunian. Di Brazil sebenarnya sudah ada Memorial Necropole Ecumenica, sebuah gedung tinggi yang khusus digunakan sebagai pemakaman. Jika di Oregon ada Portland Memorial Mausoleum, namun pada 2011 lalu, desainer asal Perancis, Fillette Romaric dan Chandrasegar Velmourougane berhasil menggabungkan keindahan dan kepraktisan untuk membangun pemakaman pencakar langit. Pemakaman vertikal ini punya jendela di tengah atap yang bisa memantulkan cahaya matahari ke kolam di permukaannya. Sebuah jalan spiral dibuat untuk pengunjung yang datang ke sana. Mereka juga akan disajikan pemandangan indah kota Paris.


4. GPS Pengganti Batu Nisan 

Ada pula konsep pemakaman tanpa batu nisan. Sebagai gantinya, jenazah akan dikubur bersama GPS, agar kerabat dan keluarga dapat lebih mudah menemukan dimana makamnya. Konsep ini disebut penguburan hijau atau alami, dimana jasad dikubur di sebuah tanah lapang atau tempat-tempat alami lain tanpa batu nisan atau pengawetan kimiawi.


5. Sylvan Constellation 

Centre for Death and Society dari University Bath di Inggris, membuat sebuah kompetisi merancang konsep pemakaman masa depan. Desainer dari Columbia University keluar sebagai pemenang setelah membawa ide penerangan dari jasad manusia atau disebut “Sylvan Constellation”. Cara kerjanya, tubuh manusia dibusukkan, lalu diubah menjadi gas (biomasa) yang kemudian digunakan sebagai bahan bakar lentera. Nantinya lentera akan membentuk balok-balok bercahaya yang akan menerangi komplek pemakaman. 


6. Infinity Burial

Selama ini jasad yang dikubur dibungkus dengan kain kafan atau baju rapi, tergantung kepercayaan. Sekelompok ilmuwan membuat baju yang terbuat dari jamur-jamur. Nantinya ‘baju jamur’ tersebut akan membantu pembentukan kompos dari tubuh manusia. Seperti yang kita tahu, kompos akan berguna untuk menyuburkan tanah di sekitarnya. Konsep ini disebut “Infinity Burial”. Bahkan baju ini kabarnya sudah dijual bebas seharga $1,500 atau sekitar Rp20 juta.


Itulah beberapa konsep pemakaman masa depan yang mungkin tidak pernah kita pikirkan sebelumnya. Gimana, ada yang tertarik?

Sumber: www.hipwee.com
Pemakaman Konsep Pemakaman Di Masa Depan Ide Inovatif