Emil: Proteksi Bangunan Bersejarah Sebagai Wujud Melestarikan Budaya

Permintaan secara langsung untuk mengelola dan mendesain kembali Curug Dago yang memiliki situs peninggalan Raja Thailand.

Walikota Bandung, Ridwan Kamil saat menghadiri acara Temu Nasional Tim Ahli Cagar Budaya di Hotel Prama Grand Preanger, Kota Bandung, Kamis (30/11/2017). (Foto: Red)

Acara Temu Nasional Tim Ahli Cagar Budaya

JABARNEWS | BANDUNG – WaliKota Bandung, Ridwan Kamil (Emil) akan terus berkomitmen melestarikan bangunan bersejarah di Kota Bandung. Karena menurutnya, hal tersebut sebagai upaya melestarikan kebudayaan. 

"Kebudayaan adalah cara menentukan identitas kita," kata Emil memberikan sambutan pada acara Temu Nasional Tim Ahli Cagar Budaya di Hotel Prama Grand Preanger, Kota Bandung, Kamis (30/11/2017).

Emil juga berencana untuk menambah plat untuk heritage bangunan tipe B dan tipe C. Untuk saat ini di Bandung banyak sekali bangunan yang sudah di proteksi dengan jumlah 100 dari Perda 2010.

Ditambah dengan Perwal 2016 sebanyak 271, sekarang ditambah lagi 1500 bangunan yang akan dilindungi.

Selain itu, kedatangan duta besar Thailand minggu lalu, Emil mendapat permintaan secara langsung untuk mengelola dan mendesain kembali Curug Dago yang memiliki situs peninggalan Raja Thailand.

"Kota Bandung ini kan sejarah internasionalnya kan banyak, salah satunya situs Raja Thailand di Curug Dago. Minggu lalu saya kedatangan duta besar Thailand yang menyatakan minta tolong agar dikelola dan didesain ulang," tambahnya.

Sebagai penutup, Emil pun berharap dalam waktu 6 bulan request itu bisa terpenuhi.

Laporan: Teddy Permana
Proteksi Bangunan Bersejarah Acara Temu Nasional Tim Ahli Cagar Budaya Curug Dago