Kasus Korupsi Dana Hibah di Kabupaten Tasikmalaya, Satu Tersangka Masuk DPO

Selain itu hasil audit juga telah dilakukan oleh BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Barat, hasilnya kerugian negara tercatat sebesar Rp. 142.420.000.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Pribadi saat menunjukan barang bukti dari tangan tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah tahun 2015, Selasa (05/12/2017). (Foto: Red)

Modusnya berkedok sebuah Yayasan guna mendapatkan dana hibah dari APBD

JABARNEWS|KAB. TASIKMALAYA – Polres Tasikmalaya telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan penyelewengan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya tahun 2015 yang dilakukan salah satu Yayasan dengan inisial SH.

Tiga tersangka merupakan warga Desa Cilampunghilir, Kecamatan Padakembang Kabupaten Tasikmalaya, yaitu AR (29) selaku Ketua Yayasan, ZA (29) dan satu tersangka inisial TT masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) karena tidak diketahui keberadaanya.

"Modusnya berkedok sebuah Yayasan guna mendapatkan dana hibah dari APBD. Yayasan tersebut mendapatkan bantuan dana hibah dari Pemkab. Tasikmalaya sebesar seratus lima puluh juta rupiah. Akan tetapi tidak digunakan sebagaimana mestinya," kata Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Pribadi, Selasa (05/12/2017).

Pribadi menuturkan tersangka mengakui dana hibah yang diterima dibagi tiga untuk keperluan mereka dengan nilai yang berbeda. Selain itu hasil audit juga telah dilakukan oleh BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Barat, hasilnya kerugian negara tercatat sebesar Rp. 142.420.000, sehingga diduga telah terjadi tindak pidana korupsi.

“Kasus dugaan korupsi ini sudah P21. Dan kita akan melakukan tahap ke dua yakni menyerahkan tersangka dan barang bukti kepada pihak Kejaksaan,” tuturnya.

Dengan berbekal 22 barang bukti yang berhasil didapat, ketiga tersangka terancam pasal 2 ayat 1 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi yang sebagaimana telah dirubah dengan UU RI No 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi.

"Ancaman kurungan minilmal 4 tahun dan paling lama 20 tahun. Namun karena mereka kooperatif, kami menetapkan sebagai tahanan rumah," ungkapnya.

Laporan : Yudi Romansyah
Korupsi Dana Hibah Kabupaten Tasikmalaya Satu Tersangka masuk DPO Berkedok Yayasan