6.000 Obor Nyalakan Semangat Bandung Lautan Api

6.000 Obor Nyalakan Semangat Bandung Lautan Api

BANDUNG | JABAR NEWS – Peristiwa Bandung Lautan Api menyimpan memori yang mendalam bagi masyarakat Bandung. Betapa tidak, peristiwa tersebut adalah perjuangan heroik warga Bandung melawan penjajahan yang tidak akan pernah terlupakan.

Tanggal 23 Maret 1946 adalah sejarah di mana 200.000 rakyat Bandung membumihanguskan seisi kota untuk mencegah tentara NICA dan sekutunya menggunakannya untuk basis militer. Maka setiap tanggal 23 Maret, warga Bandung mengenang peristiwa tersebut dengan melaksanakan pawai obor dari Lapangan Tegalega menuju Balai Kota Bandung.

Kamis (23/3/2017), malam 6000an warga Kota Bandung berbondong-bondong menyalakan obor sejak pukul 19.00. Rombongan didominasi oleh siswa setingkat SMP dan SMA se-Kota Bandung. Ada pula perwakilan SKPD dan aparatur kewilayahan yang turut berpartisipasi dalam pawai tersebut.

“Aleutan” pawai tiba di Balai Kota Bandung pukul 20.30. Rombongan disambut oleh Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial beserta istri, Siti Oded M. Danial, dan juga jajaran Muspida Kota Bandung. Di hadapan para tamu VVIP, para peserta pawai menunjukkan kreativitasnya, mulai dari berbagai kreasi lampion, variasi kostum, hingga tetabuhan yang meramaikan suasana. Semangat dan kegembiraan terpancar dari wajah mereka.

Usai melaksanakan pawai, peserta dan tamu undangan dihibur dengan penampilan kabaret dari SENSASI Kabaret. Kelompok seni itu berhasil menggambarkan suasana peristiwa Bandung Lautan Api 71 tahun yang lalu.

Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial pun amat memuji kreativitas yang ditampilkan oleh kelompok seni Sensasi Kabaret. Oded juga mengungkapkan kebahagiaan dan kebanggaannya kepada para peserta yang berpartisipasi mengenang momen bersejarah itu.

“Saya atas nama Pemerintah Kota Bandung ingin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua partisipan, yang tidak hanya mengenang peristiwa Bandung Lautan Api dengan mengikuti pawai tetapi juga telah memperlihatkan gagasan kreatifnya. Maka pantaslah Bandung ini disebut kotanya orang-orang kreatif,” ungkap Oded.

Kebanggaan itu juga muncul karena hingga hari ini masih banyak generasi muda yang memperingati peristiwa bumi hangusnya Kota Bandung. Dengan demikian, Oded berharap peristiwa itu bisa tetap memberikan inspirasi bahwasanya nilai-nilai kepahlawanan harus tetap tertanam dalam jiwa generasi muda.

“Mari kita jadikan peringatan peristiwa Bandung Lautan Api ini sebagai sebuah tonggak untuk membangun sejarah baru Kota Bandung yang penuh kebersamaan dan saling menghargai dan saling menguatkan satu sama lain,” ujar Oded.

Hari ini merupakan hari pertama rangkaian peringatan Bandung Lautan Api oleh pemerintah kota. Pada tanggal 24 Maret 2017, pemkot akan menggelar apel besar di Plaza Balai Kota Bandung. Keesokan harinya, 25 Maret 2017, adalah puncak acara peringatan yang akan dipusatkan di GOR Pajajaran Bandung.(Red)

Comments

comments

Related posts