Penjajakan Kerja Sama Kota Bandung dan Sunway Group

Penjajakan Kerja Sama Kota Bandung dan Sunway Group

JABAR NEWS | BANDUNG – Malaysia dan Kota Bandung memiliki hubungan kerja sama yang baik, terutama dalam hal kerjasama perdagangan. Pada tahun 2016, Kota Bandung telah sukses menjalin kerja sama dengan Kota Petaling Jaya dan mendirikan dua toko Little Bandung di kota tersebut.

Kini, giliran perusahaan konglomerasi asal Malaysia Sunway Group yang tertarik untuk berinvestasi bersama Pemerintah Kota Bandung. Kamis (6/4/207) jajaran direksi Sunway Group datang menemui Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil untuk mulai menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Kota Bandung.

Ridwan mengatakan, salah satu grup bisnis terbesar di Malaysia ini berekspektasi banyak ke Kota Bandung, terlebih saat mereka melihat banyak turis asal Malaysia yang berbondong-bondong datang ke Bandung.

“Bandung ini di mata mereka sangat tepat untuk dijadikan pintu gerbang berinvestasi di Indonesia,” kata Ridwan.

Komunikasi dengan Sunway Group telah diawali oleh Tim Kebijakan Publik Kota Bandung yang datang menawarkan kerja sama kepada perusahaan multinasional itu. Presentasi tim itu lantas menarik hari Direktur Sunway Group Dato Chew Chee Kin untuk berkunjung dan melihat-lihat ke Kota Bandung dan terkesan dengan situasi ekonomi kota ini.

Ridwan menambahkan, pada pertemuan tersebut ia juga mempresentasikan profil Kota Bandung saat ini. Ia memaparkan iklim investasi di Kota Bandung yang kondusif dan menawarkan berbagai proyek pembangunan yang bisa dikerjasamakan.

“Di Kota Bandung ini pintu investasi sudah terbuka dengan adanya Peraturan Presiden untuk kerja sama pemerintah dan swasta,” jelas Ridwan.

“Mereka juga mencengar cerita tentang kereta api cepat,dan lain-lain, kemudian saya presentasi, saya kasih buku investasi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat mereka akan datang lagi untuk langsung membicarakan proyek yang detil,” imbuhnya.

Mereka, menurut Ridwan, hanya khawatir soal proses perijinan yang dipikir akan menemui kendala. Namun Ridwan meyakinkan dengan menceritakan kisah sukses UTC, perusahaan Amerika Serikat, yang sudah mulai beroperasi dengan lancar.

“Saya ceritakan yang UTC yang proyek 2 triliun itu kan lancar dan sudah beroperasi sehingga itu bisa menjadi percontohan bagaimana pemkot Bandung akan mengawal investasi-investasi besar di Kota Bandung,” katanya.

Ridwan berharap agar metode ini bisa menjadi wadah untuk melibatkan sektor swasta dalam pembangunan daerah. Investasi yang diberikan oleh swasta dapat menjadi solusi untuk mengakselerasi pembangunan di Kota Bandung.

Sunway Group adalah perusahaan multinasional asal Malaysia yang bergerak dalam berbagai bidang, mulai dari properti, kesehatan, konstruksi, dan pendidikan. Perusahaan tersebut telah berdiri sejak 1979 dan telah beroperasi di 50 lokasi di seluruh dunia.(Red)

Jabar News | Berita Jabar

Comments

comments

Related posts