Pemkot Bandung Raih Penghargaan Paramesti dari Menteri Kesehatan

Pemkot Bandung Raih Penghargaan Paramesti dari Menteri Kesehatan
Photo Credit To Sekda Kota Bandung ,Yossi Irianto saat menerima penghargaan untuk Kota Bandung dari Menteri Kesehatan, Rabu (12/07/2017). (Foto: Humas)

JABAR NEWS | BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mendapatkan apresiasi dari Menteri Kesehatan atas penetapan Peraturan Daerah (Perda) dan kebijakan lain dalam upaya pengendalian konsumsi hasil tembakau.

Penerimaan penghargaan tersebut diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Yossi Irianto di Hotel The Alana and Convention Center, Yogyakarta, Rabu (12/07/2017).

Dalam waktu dekat Pemerintah Kota Bandung akan segera mengimplementasikan Perda pengendalian hasil tembakau tersebut melalui Peraturan Wali Kota sebagai salah satu dari Peraturan Daerah No 03 tahun 2005 tentang ketertiban, kebersihan dan keindahan.

“Ini merupakan apresiasi yang harus menjadi upaya peningkatan implementasi perda tentang pengendalian konsumsi tembakau, perda diberlakukan bukan hanya untuk para perokok namun juga orang yang tidak merokok agar dapat menghirup udara sehat,” ujar Yossi melalui rilis yang diterima jabarnews.com.

Yossi mengatakan Bandung telah memiliki Klinik Berhenti Merokok yang tersebar di 7 puskesmas yakni di Kopo, jalan Ibrahim Adjie, Jalan Puter, Jalan Talaga Bodas, Ujungberung, Cipamokolan dan Sindangjaya.

“Berbagai upaya implementasi Perda ini akan terus kita usahakan untuk memberikan aturan bagi perokok dan memberi hak bagi yang tidak merokok,” katanya.

Pemerintah Kota Bandung memang konsen dalam memberantas asap rokok salah satunya adalah dengan membuat hari tematik “Selasa Tanpa Rokok” Pemkot Bandung juga mengeluarkan Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 315 tahun 2017 tentang kawasan tanpa rokok di Kota Bandung.

“Tahun ini sudah dikeluarkan Peraturan Wali Kota, yang melarang, membatasi dan memberi sanksi bagi mereka yang melanggar aturan. contohnyanya laporkan jika ada kios jual rokok dekat sekolah misalnya, hatur nuhun,” tulis Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil dalam akun instagram pribadinya beberapa waktu lalu.

Penetapan kawasan tanpa rokok ini tercantum dalam Perwal Nomor 315 tahun 2017 BAB III tentang kawasan tanpa rokok Pasal 5. Kawasn tanpa rokok ini meliputi fasilitas pelayanan masyarakat, tempat proses belajar mengajar, tempat ibadah, tempat anak bermain, tempat kerja dan tempat umum. (Nur)

Jabar News | Berita Jawa Barat

Comments

comments

Related posts