Walikota Bandung Ajak Generasi Milenia Sebarkan Postingan Positif

Walikota Bandung Ajak Generasi Milenia Sebarkan Postingan Positif
Photo Credit To Para pelajar sedang mengikuti program Jurnalisme Kebhinekaan melalui literasi media untuk membendung radikalisme keagamaan di kalangan pelajar, di ruang serbaguna Balai Kota Bandung, Jumat (28/07/2017). (Foto: Red)

JABAR NEWS | BANDUNG – Walikota Bandung, Ridwan Kamil (Emil) mengajak anak-anak muda generasi milenia untuk memposting pesan positif di berbagai media sosial (Medsos). Sehingga akan berdampak positif kepada para followers akun Medsos tersebut.

Karena menurut Emil, pada dasarnya setiap pesan yang diposting negatif maka akan memberikan dampak negatif pula.

“Ayo kita gunakan smartphone untuk melakukan postingan posotif di berbagai konten,” ujar Emil saat menghadiri acara Program Jurnalisme Kebhinekaan melalui literasi media untuk membendung radikalisme keagamaan di kalangan pelajar, di Balai Kota Bandung, Jumat (28/07/2017).

Emil meminta agar seluruh masyarakat generasi muda khususnya para pelajar di kota Bandung untuk sama-sama memperkuat kebhinekaan dan persatuan. Melalui postingan positif dapat mengajak masyarakat untuk tidak membenci perbedaan. Jika hal tersebut dilakukan dapat dipastikan seluruh generasi baru tidak akan terkontaminasi oleh nilai-nilai negatif yang merusak.

“Postinglah misalnya situasi-siatuasi dimana orang bisa bersatu. Berbeda agama lagi maen bareng dan sebagainya. Insya Allah mereka (generasi baru) tidak akan terkontaminasi oleh nilai-nilai negatif,” ucap Emil.

Selain itu, Emil juga memberikan tips bagi anak muda agar postingan yang sebar di Medsos dapat menarik para followersnya untuk membaca pesan yang ingin disampaikan. Selain tulisan alangkah baiknya postingan disertai dengan gambar dan tulisan humoris.

“Pertama basisnya harus visual. Biasanya orang Indonesia senang visual foto ada tulisan dan pesannya juga pesan positif. Kedua banyak kalimat humoris aja karena menurut survei orang Indonesia akan lebih tertarik kalau humoris, itu saja,” tutup Emil.

Untuk diketahui, program Jurnalisme Kebhinekaan ini diikuti oleh para pelajar di Kota Bandung. Ini sebagai langkah untuk membentuk anak muda menjadi ujung tombak perlawanan terhadap tindakan-tindakan primitif yang mengatasnamakan agama. (Nur)

Jabar News | Berita Jawa Barat

Comments

comments

Related posts