Ridwan Kamil Raih Penghargaan Kepala Daerah Inovatif 2017

Ridwan Kamil Raih Penghargaan Kepala Daerah Inovatif 2017
Photo Credit To Walikota Bandung, Ridwan Kamil usai menerima penghargaan sebagai Kepala Daerah Inovatif 2017 kategori Lingkungan Hidup di Hotel Westin, Jakarta, Senin (01/08/2017). (Foto: Red)

JABAR NEWS | JAKARTA – Berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Kepala Daerah Inovatif 2017, Walikota Bandung, Ridwan Kamil terus bertekad untuk membangun Kota Bandung dan mensejahterakan masyarakatnya.

Hal itu dikatakan Emil usai menerima penghargaan Kepala Daerah Inovatif 2017 sebagai Wali Kota Inovatif kategori Lingkungan Hidup di Hotel Westin, Jakarta, Senin (01/08/2017).

“Alhamdulillah penghargaan ini kembali menjadi pemicu untuk menjadi lebih baik dalam memimpin Kota Bandung. Dalam kurun waktu 4 tahun kami terus bergerak ke arah yang semakin maju. Kami kerja keras siang malam merubah dan terus berusaha mensejahterakan masyarakat Kota Bandung,” kata Emil.

Emil berharap masyarakat dapat mengapresiasi kinerja positif para Kepala Daerah yang telah mendedikasikan dirinya untuk mengabdi kepada masyarakat. 

“Kinerja Kepala Daerah itu patut di apresiasi yang terkadang orang tidak paham. Dan bagi media semoga bisa menyebarkan segala kebaikan serta akan menjadi sebuah standar,” ucapnya.

Menurut Emil, Tanpa penghargaanpun semua Kepala Daerah harus tetap memberikan yang terbaik.

“Gagasan yang kita kerjakan pada dasarnya untuk memajukan daerah kita. Jadi, tanpa penghargaanpun kita akan terus bekerja dengan baik,” tuturnya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Cahyo Kumolo menjelaskan, kemajuan sebuah daerah tidak terlepas dari konsistensi seorang Kepala Daerah. Yaitu bekerja keras mengembangkan sebuah gagasan yang sudah direncanakan saat pencalonannya.

Pembangunan wilayah, penataan wilayah dan kemajuan sebuah wilayah tidak terlepas dari tangan dan kerja keras Kepala Daerahnya.

“Konsistensi yang ditonjolkan membuat sebuah gagasan yang dimiliki semakin berkembang. Sehingga daerahnya terus dibenahi kekurangannya, semua itu sudah terencana semenjak Kepala Daerah tersebut mencalonkan diri,” jelasnya.

Mendagri menambahkan, sesuai pasal 381 UU 23 tahun 2014 diamanatkan bahwa pemerintah pusat menyusun indeks dan peringkat kinerja penyelenggaraan Pemerintah Daerah setiap tahun untuk bahan evaluasi.

“Kita mengacu pada pasal 381 UU 23 tahun 2014. Pemerintah Pusat menyediakan indeks kinerja Kepala Daerahnya. Sehingga kita bisa mengevaluasi kinerja setiap Kepala Daerah sebagai acuan untuk lebih baik kedepannya,” tambahnya.

Acara penghargaan Kepala Daerah Inovatif 2017 mengundang 27 Kepala Daerah diantaranya 9 Walikota, 13 Bupati dan 5 Gubernur yang berhasil menyabet penghargaan dari beberapa kategori. (Nur)

Jabar News | Berita Jawa Barat

Comments

comments

Related posts