Setelah Bandung Planning Galery, Ridwan Kamil Akan Hadirkan Museum Kota Bandung

Setelah Bandung Planning Galery, Ridwan Kamil Akan Hadirkan Museum Kota Bandung
Photo Credit To Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, (net)

JABAR NEWS | BANDUNG – Setelah adanya Bandung Planning Galery yang menyajikan informasi visual tentang rencana pembangunan masa depan dan yang sudah dilakukan selama ini.

Kini Pemerintah Kota Bandung akan membangun Musem Kota Bandung yang akan memberikan gambaran perjalanan kota Bandung yang kini tengah memasuki usia ke 207 mulai dari pembentukan Kota Bandung oleh pemerintah kolonial Belanda hingga sekarang.

“Di zaman saya, saya ingin menerjemahkan nasehat Bung Karno, Jas Merah, jangan sekali-sekali melupakan sejarah. Sudah beres 100% untuk Taman Sejarah dan Planning Gallery. Sifatnya pembangunan masa lalu, masa kini, dan masa depan. Ini namanya Museum Kota Bandung untuk kota sehebat Bandung yang selama ini tidak punya museum yang komprehensif,” ujar Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil Rabu (20/09/2017).

Museum tersebut terdiri dari dua gedung utama. Gedung pertama adalah gedung bersejarah yang masih dalam tahap perbaikan. Sementara gedung kedua adalah gedung baru yang dibangun setinggi tiga lantai.

Dalam gedung baru tersebut nantinya akan diisi dengan konten-konten museum yang sebagian besar menerangkan tokoh dan peristiwa-peristiwa bersejarah yang terjadi di Kota Bandung, sejak terbentuk pada masa Bupati R.A. Wiranatakusumah II hingga era pemerintahan sekarang.

Pengerjaan konten museum ini dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung bekerja sama dengan Program Studi Ilmu Sejarah Universitas Padjadjaran yang akan memajang kurang lebih sebanyak 3000 foto dan dokumen penting berkaitan dengan kota Bandung.

“Sebagian isi museum juga akan didatangkan dari Leiden, Belanda. Akan ada 3000-an foto dan dokumen yang diizinkan untuk diduplikasi dan dipajangkan untuk kepentingan edukasi. Sebagaimana diketahui, dokumentasi-dokumentasi sejarah Indonesia sebagian besar tersimpan di Belanda,” terangnya.

Pemerintah Kota Bandung juga menerima sumbangan dari warga yang memiliki benda-benda bersejarah Kota Bandung yang mungkin masih berada di rumah-rumah pribadi untuk dijadikan koleksi.

“Saatnya kita kumpulkan, kita jadikan itu sebagai artefak untuk dokumentasi generasi baru,” tutpnya.

Emil berharap benda-benda bersejarah itu dapat memperkaya museum agar pengunjung bisa semakin mengenal sejarah Kota Bandung. (Nur)

Jabar News | Berita Jawa Barat

Comments

comments

Related posts