“Di Pantura banyak lokalisasi dan transaksi seksual dilakukan secara terbuka di lokalisasi seperti Janem, Cikijing, Royek, Truntum, Mayangan, Sasak Zone dan perempatan celeng,” katanya.
Sementara data penderita HIV/AIDS di Kabupaten Subang sejak 1999 hingga 2022, tercatat 2.667 orang penderita. Dari jumlah tersebut, sebanyak 65 orang di antaranya balita.
Maxi mengimbau kepada warga Subang untuk sama-sama menekan angka penyebaran HIV/AIDS dengan perilaku hidup sehat dan menghindari seks bebas. (red)