Dikutip dari bogor.suara.com, dengan adanya pengeroyokan itu BS dan istrinya WL mengalami luka robek di bagian pelipis dan memar di bagian tangan, serta luka bagian kepala. Para pelaku pengeroyokan berjumlah lebih dari 6 orang.
BS menjelaskan, bahwa peristiwa kegaduhan di indekos Martucan 2 tersebut sudah kerap kali terjadi. Dengan peristiwa yang ia alami, ia melaporkan kepada pihak berwajib untuk tindaklanjuti secara tegas kejadian tersebut.
“Saya sudah laporkan kepada Polresta Bogor Kota agar para pelaku tersebut bisa di adili seadil-adilnya dengan nomer LP/B328/III/2022/SPKT/POLRESTA BOGOR KOTA/POLDA JABAR, TANGGAL 18 MARET 2022. Saya berharap pihak berwajib bisa cepat memproses kejadian ini,” harapnya. (Red)