JABARNEWS | JAKARTA – Profesi guru yang memegang peranan penting dalam mencetak generasi penerus bangsa, kini dihadapkan pada berbagai tantangan serius.
Kasus kekerasan dan kriminalisasi terhadap guru yang semakin marak, membuat lingkungan pendidikan terasa tidak nyaman dan mengancam keberlangsungan proses belajar-mengajar.
Menanggapi hal ini, Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) mendesak pemerintah untuk memberikan perlindungan hukum yang lebih kuat bagi para pendidik.
Dalam audiensi dengan Menteri Hak Asasi Manusia, Jum’at (10/1/2025), PP Pergunu menyuarakan pentingnya jaminan keselamatan kerja guru, jaminan kesejahteraan guru, dan perlindungan terhadap guru yang kerap mendapatkan perlakuan tidak adil ketika terjadi konflik.
“Jaminan keselamatan, keadilan dan kesejahteraan bagian dari hak guru, apalagi di situasi saat ini hampir setiap tahun kejadian kekerasan terhadap guru selalu ada, justru meningkat. Sampai mengarah kepada kriminalisasi guru,” ungkap Sekretaris Umum PP Pergunu Aris Adi Leksono, dikutip dari NU Online, Minggu (12/1/2025).
Ia menambahkan bahwa era keterbukaan informasi justru kerap memicu kriminalisasi guru, menciptakan atmosfer pendidikan yang tidak kondusif.