Anggoro berharap kerjasama ini menjadi inspirasi bagi cabang olahraga yang lain,
karena masih banyak atlet olahraga di Indonesia yang belum terlindungi sebab
mereka belum memahami manfaat dari perlindungan jaminan sosial dan hal tersebut merupakan hak konstitusi setiap pekerja.
“Semoga upaya kita bersama ini dapat meningkatkan kesejahteraan para wasit dan seluruh pekerja lain di ekosistem PSSI, sehingga mereka bisa kerja keras bebas cemas dan secara tidak langsung akan berdampak juga pada peningkatan kualitas sepak bola Indonesia,” lanjut Anggoro.
Di tempat lain, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bandung Suci Agus Hariyanto mengapresiasi langkah yang dilakukan PSSI dan BPJS Ketenagakerjaan dalam melindungi wasit sepakbola.
Pihaknya menegaskan mendukung penuh program dari pusat dan kedepan berupaya memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada insan olahraga profesional khususnya olahraga sepakbola di wilayah Kota Bandung baik itu atlet, pelatih hingga wasit agar tercover dalam program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.
“Alhamdulillah, PSSI sangat mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan
dari BPJAMSOSTEK. Untuk itu, kami sangat mengapresiasi atas upaya Bapak Erick Thohir dalam memberikan perlindungan kepada seluruh wasit yang bertugas di Liga 1 maupun Liga 2,” ujar Agus.
“Kami berharap melalui program perlindungan BPJAMSOSTEK ini dapat meningkatkan kesejahteraan kepada insan olahraga khususnya seluruh wasit yang bertugas di Liga 1 maupun Liga 2,” tutupnya. (Red)