JMN Channel


Acep Jamhuri: Penanganan Banjir Karawang Harus Terintegrasi dari Hulu dan Hilir

agar pemerintah pusat, provinsi hingga kabupaten/kota duduk bersama mencari solusi.

Plh Bupati Karawang Acep Jamhur. (Foto: Istomewa)

JABARNEWS | KARAWANG - Plh Bupati Karawang Acep Jamhuri, menilai penananganan banjir yang melanda beberapa kawasan di wilayah Karawang agar bisa dilakukan dengan sistematis dan terintegrasi, dari daerah hulu dan daerah hilir.

"Misal air Citarum, alirannya dari Situ Cisanti, kemudian Waduk Saguling, Waduk Cirata dan lebih besar lagi Waduk Jatiluhur, kemudian digelontorkan ke Walahar. Jadi pengelolaanya harus terintegrasi (karena melibatkan sejumlah kabupaten)," kata Acep, Senin (22/02/1994).

Baca Juga:

Atalia Praratya Positif Covid-19, Bagaimana dengan Ridwan Kamil dan Anaknya? Ini Kondisinya

Atalia Praratya, Istri Ridwan Kamil Positif Covid-19



Kemudian Sungai Cibeet di atasnya tidak ada waduk, mengakibatkan Sungai Cicangor Tamanmekar dan Cikereteg meluap hingga mengakibatkan banjir.

"Belum lagi perubahan tata ruang di Bekasi. Sehingga air yang mengalir ke Cibeet bertemu dengan air Sungai Citarum. Sehingga terjadilah luapan air yang sangat luar biasa yang melimpas ke daratan," katanya.

Menurut Acep, solusi penanggulangan banjir di Karawang harus dilakukan di wilayah hulu. Sehingga akan menjadi percuma jika harus dibangun bendungan baru di wilayah Karawang.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Bupati Karawang Pemkab karawang Penanganan Banjir Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi