Live Stream Bandung 132 TV


Waduh! Ada Kasus Insentif Nakes Disunat 70 Persen oleh RS, Kata KPK

Insentif yang diterima oleh tenaga kesehatan secara langsung tersebut diketahui dilakukan pemotongan oleh pihak manajemen .

Ilustrasi, tenaga kesehatan, (foto: Net)

JABARNEWS | JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan informasi dugaan adanya pemotongan insentif tenaga kesehatan (nakes) dalam penanganan Covid-19 oleh pihak manajemen rumah sakit (RS). Tidak main-main insentif yang dipotong mencapai 50-70 persen.

"Insentif yang diterima oleh tenaga kesehatan secara langsung tersebut diketahui dilakukan pemotongan oleh pihak manajemen untuk kemudian diberikan kepada nakes atau pihak lainnya yang tidak berhubungan langsung dalam penanganan pasien COVID-19," kata Plt Juru Bicara KPK Bidang Pencegahan Ipi Maryati kepada wartawan, Selasa (23/2/2021).

Baca Juga:

Soroti Kebijakan Pembangunan, Dadang Kurniawan: Semuanya Harus Dimulai dari Desa

Big Match Final Piala Menpora Persib Vs Persija, Robert Alberts: Kami Siap!



Dia menambahkan, sejak Maret hingga akhir Juni 2020, melalui kajian cepat terkait penanganan COVID-19, khususnya di bidang kesehatan, KPK menemukan sejumlah permasalahan terkait pembayaran insentif dan santunan tenaga kesehatan. Temuan itu didasari analisis terhadap Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) No. HK.01.07/MNENKES/278/2020.

Berikut ini sejumlah permasalahan yang ditemukan KPK:

1. Potensi inefisiensi keuangan negara yang disebabkan duplikasi anggaran untuk program pemberian insentif tenaga kesehatan di daerah, yakni melalui Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dan Belanja Tidak terduga (BTT).
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Insenfif Nakes Nakes Covid-19 KPK Virus Corona Korupsi Jabarnews berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Buruan Cek Nama Anda Disini, Siapa Tahu Jadi Penerima Bansos

Penuhi Protokol Kesehatan, SDN 1 Ciakar Ciamis, Siap Terapkan PTM

Awas! Tiga Provinsi Ini Jadi Target Pengamanan Mudik Lebaran

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi