Live Stream Bandung 132 TV


Kurangi Curah Hujan Jabodetabek, BPPT Semai 21,4 Ton Garam

BMKG mengatakan kawasan Jabodetabek akan mengalami potensi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi pada 24-27 Februari 2021.

Personel TNI AU saat melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) dengan menggunakan pesawat pesawat CN-295 A-2901 dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. (Foto: Antara/Dispenau)

JABARNEWS | JAKARTA - Hingga Jumat (26/2/2021), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menggunakan menyemai 21,4 ton garam atau NaCl untuk mengurangi curah hujan yang turun di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

"Jadi kita jatuhkan dulu hujannya di laut sebelum dia bergerak ke daerah rawan banjir termasuk daerah Jabodetabek," kata Kepala Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC) BPPT Jon Arifian kepada Antara, di Jakarta.

Baca Juga:

Aceh Diguncang Gempa 4,9 SR, Getaran Dirasakan Masyarakat Meulaboh

Video: Peringatan Tsunami 29 Meter Jatim Bukan Untuk Menakut-nakuti



Bahan semai garam tersebut dibawa dalam 13 sorti penerbangan menggunakan armada pesawat TNI Angkatan Udara CASA-212 dan CN-295.

Pelaksanaan rekayasa cuaca atau operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC) dimulai pada 21 Februari 2021 dan masih berlangsung.

"Jadi kita seoptimal mungkin pada siang hari kita melakukan penyemaian awan sehingga daerah rawan banjir itu bisa berkurang curah hujannya," ujar Jon.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : BPPT Curah Hujan Jabodetabek Rekayasa Cuaca Semai Garam BMKG

berita terkait

Hari Ini, Gempa Bumi Guncang Empat daerah di Sumatera Utara

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi