JMN Channel


Usulan Soeharto Jadi Pahlawan Nasional Masih Mandeg, Ini Alasannya

Syarat seseorang diangkat menjadi Pahlawan Nasional sudah diatur dalam UU 20 Tahun 2009

Presiden Kedua RI, Soeharto (Foto: Arahindonesia.files.wordpress.com)

JABARNEWS | JAKARTA - Presiden Kedua Republik Indonesia, Soeharto kembali diusulkan untuk menjadi Pahlawan Nasional oleh beberapa pihak seperti Partai Berkarya pada Munaslub.

Namun, pihak lain menilai, usulan Soeharto menjadi Pahlawan Nasional ini sepertinya akan pupus lantaran beberapa alasan.

Baca Juga:

Mantan Cabup Tasikmalaya Dilaporkan Tukang Galon, Ngaku Telah Ditodong Senpi

Sip! Keterisian BOR di Rumah Sakit Kabupaten Purwakarta Turun



Alasan pertama, terkait adanya penyelewengan anggaran Yayasan Supersemar. Soeharto menjadi Ketua Yayasan Supersemar sejak 1974 hingga 1998. Pada periode tersebut, Soeharto menyelewengkan dana yayasan.

Uang yang seharusnya buat beasiswa sekolah dan pendidikan, malah dibelokkan ke perusahaan swasta dan investasi di berbagai bidang.

Yayasan Supersemar sendiri telah mengembalikan Rp 241 miliar ke negara lewat rekening PN Jaksel atas kasus penyelewengan dana yayasan. Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung (MA), Yayasan Supersemar harus membayar Rp 4,4 triliun ke negara.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Soeharto Pahlawan Nasional Pahlawan Indonesia Yayasan Supersemar Silsilah Soeharto Majalah POP Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Tiga Hal Yang Memudahkan Ketika Sedang Di Rumah Saja

Curug Panetean, Tempat Wisata Alam Di Tasikmalaya

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi