JMN Channel


Minta Pers Bumikan Pancasila, BPIP: Bukan Berarti Kebablasan

Tap MPR Nomor 2 Tahun 1978 tentang P4 sudah dicabut dan dinyatakan sudah tidak berlaku

Sekretaris Utama BPIP, Karjono (Foto: BPIP)

JABARNEWS | JAKARTA - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) meminta pers berperan aktif dalam membumikan Pancasila, terutama di era digital saat ini. Namun, pers juga diingatkan agar tidak kebablasan.

Hal itu doungkapkan Sekretaris Utama BPIP Karjono dalam Webinar Series yang mengusung tema "Gotong Royong Mengaktualisasikan Pancasila: Pers Sebagai Akselerator Perubahan Melalui Media" yang digelar BPIP, Sabtu (27/2/2021).

Baca Juga:

Gempar! Warga Kaget Temukan Hewan Mirip Dajjal di Purwakarta

Duh! Atalia Praratya Positif Corona



Karjono berharap pers berperan aktif dalam membumikan Pancasila melalui prinsip-prinsip gotong royong sesuai falsafah Pancasila.

Peran pers untuk membumikan Pancasila sangatlah penting di era digital saat ini. Terlebih, selama 20 tahun terakhir ini, berbagai benteng pertahanan Pancasila mengalami kevakuman.

"Tap MPR Nomor 2 Tahun 1978 tentang P4 sudah dicabut dan dinyatakan sudah tidak berlaku, Kemudian lembaga yang menangani Pancasila yakni BP7 sudah dibubarkan, dan Undang-Undang Sisdiknas pun sudah tidak lagi memasukan Pancasila sebagai pelajaran wajib dalam kurikulum, sehingga sudah 20 tahun kita ini ada dalam kevakuman," kata Karjono.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Pers Pancasila BPIP Kesebasan Pers Media Digital Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Demi Pacar, Seorang Perempuan Nekat Selundupkan Sabu ke Lapas

DPRD Minta Dinsos Jabar Kaji Ulang Penyaluran Bansos Covid-19

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi