JMN Channel


800 KK Terdampak Longsor, Pemkab Cianjur Masih Cari Lahan Relokasi

Dinas terkait sudah diperintahkan untuk berkoordinasi dengan aparat Desa Batulawang dan Kecamatan Cipanas untuk mencari lahan relokasi.

Pergerakan tanah di Kampung Sindanglangu RT 5/11, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas. (Foto: Mul/JabarNews).

JABARNEWS | BANDUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur masih mencari lahan untuk merelokasi sekitar 800 kepala keluarga (KK) yang menjadi korban pergerakan tanah dan longsor di lima kampung di Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas.

"Kami akan segera mencari lahan untuk merelokasi warga di satu RW atau lima kampung yang terdampak pergerakan tanah. Perkampungan yang terdampak sudah tidak dapat ditinggali karena pergerakan tanah terus meluas dan semakin dalam," kata Bupati Cianjur Herman Suherman dilansir Republika, Minggu (28/2/2021).

Baca Juga:

Gempar! Warga Kaget Temukan Hewan Mirip Dajjal di Purwakarta

Duh! Atalia Praratya Positif Corona



Pencarian lahan dilakukan oleh dinas terkait karena lahan yang saat ini ditempati warga masih terancam pergerakan tanah yang berpotensi masih meluas.

Dia menjelaskan, dinas terkait sudah diperintahkan untuk berkoordinasi dengan aparat Desa Batulawang dan Kecamatan Cipanas untuk mencari lahan relokasi yang dinilai aman dan jauh dari pergerakan tanah.

Tidak hanya perkampungan, bangunan sekolah SD dan SMP yang terletak di bagian bawah perkampungan juga akan direlokasi karena akses jalan menuju sekolah tersebut ambles dengan kedalaman mencapai 20 meter. Sehingga tidak layak untuk digunakan kembali.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Longsor Pemkab Cianjur Lahan Relokasi Cipanas Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Demi Pacar, Seorang Perempuan Nekat Selundupkan Sabu ke Lapas

DPRD Minta Dinsos Jabar Kaji Ulang Penyaluran Bansos Covid-19

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi