Live Stream Bandung 132 TV


800 KK Terdampak Longsor, Pemkab Cianjur Masih Cari Lahan Relokasi

Dinas terkait sudah diperintahkan untuk berkoordinasi dengan aparat Desa Batulawang dan Kecamatan Cipanas untuk mencari lahan relokasi.

Pergerakan tanah di Kampung Sindanglangu RT 5/11, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas. (Foto: Mul/JabarNews).

JABARNEWS | BANDUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur masih mencari lahan untuk merelokasi sekitar 800 kepala keluarga (KK) yang menjadi korban pergerakan tanah dan longsor di lima kampung di Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas.

"Kami akan segera mencari lahan untuk merelokasi warga di satu RW atau lima kampung yang terdampak pergerakan tanah. Perkampungan yang terdampak sudah tidak dapat ditinggali karena pergerakan tanah terus meluas dan semakin dalam," kata Bupati Cianjur Herman Suherman dilansir Republika, Minggu (28/2/2021).

Baca Juga:

Berikut Besaran Zakat Fitrah 1442 Hijriah Seluruh Daerah Di Jawa Barat

Ini Tanggapan Menag Terhadap Kasus Joseph Paul Zhang



Pencarian lahan dilakukan oleh dinas terkait karena lahan yang saat ini ditempati warga masih terancam pergerakan tanah yang berpotensi masih meluas.

Dia menjelaskan, dinas terkait sudah diperintahkan untuk berkoordinasi dengan aparat Desa Batulawang dan Kecamatan Cipanas untuk mencari lahan relokasi yang dinilai aman dan jauh dari pergerakan tanah.

Tidak hanya perkampungan, bangunan sekolah SD dan SMP yang terletak di bagian bawah perkampungan juga akan direlokasi karena akses jalan menuju sekolah tersebut ambles dengan kedalaman mencapai 20 meter. Sehingga tidak layak untuk digunakan kembali.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Longsor Pemkab Cianjur Lahan Relokasi Cipanas Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Menjajal Olahraga Paralayang Di Tempat Wisata Gunung Lingga Sumedang

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 100 Kg Narkoba dari Malaysia

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi