JMN Channel


Investasi Miras Di Indonesia Tuai Polemik

Karikatur Dodi Budiana/Jabarnews

JABARNEWS | KARIKATUR - Pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini telah membuka pintu investasi untuk minuman keras beralkohol di 4 Provinsi di tanah air. Diantaranya Provinsi Bali, NTT, Sulawesi Utara, dan Papua.

Kebijakan tersebut ditandai dengan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal.

Baca Juga:

Sah, Jalan Tol Jakarta Cikampek Ganti Nama Jadi Sheikh Mohamed Bin Zayed

Tinjau NTT, Kapolri Fokuskan Evakuasi Korban dan Kirim Bantuan



Menanggapi hal tersebut Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj ikut angkat bicara. Menurut Said pihaknya menolak terhadap industri miras yang keluar dari daftar negatif investasi, yang bisa mengakibatkan investasi miras berkembang bebas di tanah air.

"Minuman keras jelas-jelas lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya." ujar Said dilansir dari laman NU, (1/3/2021).

Said menambahkan bahwa kebijakan pemerintah adalah bagaimana konsumsi beralkohol ditekan untuk kebaikan masyarakat, bukan sebaliknya didorong untuk naik. (Dod)
Tags : Investasi Miras Investasi Negatif Presiden Jokowi Joko Widodo Provinsi Bali NTT Sulawesi Utara dan Papua Jabarnews berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Hoax! Kabar Tsunami Akan Terjadi di Wilayah NTT

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi