Live Stream Bandung 132 TV


Beri Peringatan melalui Direct Message, Begini Cara Kerja Virtual Police

Jika peringatan kedua tetap tidak dipatuhi, maka pengunggah atau pemilik akun akan dipanggil untuk dimintai klarifikasi.

Ilustrasi- Virtual Police. (Foto: PJM News)

JABARNEWS | JAKARTA - Bareskrim Polri sudah memberikan 21 kali peringatan melalui pesan langsung (direct message) ke akun-akun media sosial. 

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol Slamet Uliadi mengatakan, direct message dilayangkan ke akun-akun media sosial yang diduga menyebarkan informasi terkait suku, ras, agama, dan antargolongan (SARA).

Baca Juga:

Kabareskrim Polri Pimpin Penyelidikan Kebakaran Kilang Balongan Indramayu

Video: Percakapan di Grup WhatsApp Bisa Dipantau Polri



"Per Kamis (25/2/2021) kemarin, tercatat sudah 21 peringatan disampaikan ke beberapa platform," kata Slamet Uliadi di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (1/3/2021).

Slamet Uliadi menyebutkan, pihaknya selektif dalam mengirimkan direct message kepada akun-akun yang berpotensi melakukan tindak pidana berdampak SARA.

Menurut dia, postingan berbau SARA tersebut diantisipasi karena dapat memicu konflik horizontal. "Kita meminimalisir itu," kata Slamet Uliadi.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Bareskrim Polri Virtual Police Direct Message Tindak Pidana Siber Konten Hoaks Ujaran Kebencian UU ITE

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi