Live Stream Bandung 132 TV


Tak Percaya Rumah Rusak, Korban Bencana Pergerakan Tanah di Purwakarta Alami Depresi

Mereka yang masih bertahan di rumah terus dibujuk agar tinggal dipengungsian demi keselamatan.

Lokasi Pengungsian Para Korban Bencana Alam di Kecamatan Tegalwaru, Purwakarta. (Foto: Gin/Jabarnews)

JABARNEWS | PURWAKARTA - Pasca pergerakan tanah disusul intensitas hujan tinggi beberapa waktu lalu, mengakibatkan sebanyak 120 rumah di Kampung Cirangkong, Desa Pasangrahan, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta mengalami kerusakan.

Berdasarkan data dari pemerintah desa setempat, dari jumlah tersebut 79 rusak berat 41 rumah rusak ringan. Adapun jumlah korban sebanyak 532 jiwa dari 150 kepala keluarga. Dari jumlah tersebut mengungsi 345 jiwa bertahan 187 jiwa.

Baca Juga:

Pelajar di Purwakarta Wajib Kumpulkan Sampah Plastik, Buat Apa Ya?

Konsentrasi Berkendara Terganggu saat Puasa? Ini Tips Aman Ala Dishub Purwakarta



"Mereka yang masih bertahan di rumah terus kami bujuk agar tinggal dipengungsian demi keselamatan, karena khawatir pergerakan tanah terjadi tiba-tiba," ungkap Kepala Desa Pasangrahan Yadi Supriyadi, Selasa (2/3/2021).

Selain itu, Yadi menyebut terdapat tiga korban diduga mengalami depresi, karena diduga masih belum percaya tempat tinggal mereka rusak akibat bencana alam tersebut.

Akan tetapi, sambung dia, ketiganya sudah mendapat perawatan medis dan sudah kembali ke pulang.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Pengungsi Pergerakan Tanah Pergerakan Tanah Purwakarta Pemkab Purwakarta Kampung Cirangkong Desa Pasangrahan Kecamatan Tegalwaru Kabupaten Purwakarta Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi