Live Stream Bandung 132 TV


Moeldoko Instruksikan Penerapan Kendaraan Listrik di Lingkungan Pemerintahan

Implementasi kebijakan KBL-BB di lingkungan instansi Pemerintah bisa meyakinkan masyarakat untuk segera mengonversi kendaraannya ke KBL-BB.

Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Implementasi Kebijakan KBL-BB di Gedung Bina Graha Jakarta, Selasa (2/3/2021). (Foto: Staf Kepresidenan).

JABARNEWS | JAKARTA - Peta jalan (roadmap) Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBL-BB) di lingkungan instansi Pemerintah diharapkan bisa selesai dalam 10 hari ke depan. Harapan itu disampaikan Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko kepada Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) selaku leading sector program KBL-BB.

“Roadmap ini perlu segera dirumuskan dan diimplementasikan sesuai dengan tahapan. Jangan sampai meleset. Perlu kesiapan agar industri bisa bergerak,” kata Moeldoko saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Implementasi Kebijakan KBL-BB di Gedung Bina Graha Jakarta, Selasa (2/3/2021).

Baca Juga:

Tumbuhkan Budaya Sepeda di Kota Bandung, Yana Mulyana: Kurangi Polusi dan Kemacetan

Pencarian Kapal Selam KRI Nanggala, TNI Minta Bantuan Singapura dan Australia



Menurutnya, implementasi kebijakan KBL-BB di lingkungan instansi Pemerintah bisa meyakinkan masyarakat untuk segera mengonversi kendaraannya ke KBL-BB. Apalagi, lanjut Moeldoko, ini merupakan tindak lanjut dari Perpres Nomor 55 tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan, terlebih, semua K/L hingga Pemerintah Daerah telah mendukung upaya ini.

“Beberapa aturan juga sudah tersedia dalam rangka mendukung roadmap ini. Sehingga bisa langsung dieksekusi, walaupun masih ada yang perlu diselaraskan kembali, seperti sarana dan prasarana pendukung. Selain itu, industri juga sudah memulai produksi,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan aturan main konversi kendaraan konvensional ke KBL-BB. Upaya ini dilakukan karena biaya konversi jauh lebih rendah ketimbang membangun KBL-BB baru.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Moeldoko Staf Kepresidenan Kendaraan Listrik Kendaraan Dinas Lingkungan Pemerintahan Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Dukung Pemekaran Provinsi Cirebon, Ini Alasan DPD RI

Penggemukan Domba Dinilai Dapat Dorong Kesejahteraan Peternak

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi