JMN Channel


Pedagang di Pasar Induk Cibitung Keluhkan Adanya Dugaan Pungutan Kios Baru

Pungutan tersebut dilakukan oleh oknum pengurus pasar yang berdalih sebagai uang muka untuk kios baru.

Pasar Induk Cibitung. (Foto: Info Bekasi).

JABARNEWS | BEKASI - Forum Komunikasi Pedagang Pasar Induk Cibitung (FK-PPIC) mengeluhkan adanya dugaan pungutan yang berkaitan dengan rencana revitalisasi pasar.

Ketua FK-PPIC Juhari mengatakan, pungutan tersebut dilakukan oleh oknum pengurus pasar yang berdalih sebagai uang muka untuk kios baru. Pungutan itu dikuatkan dalam brosur yang disebar kepada para pedagang.

Baca Juga:

Gempar! Warga Kaget Temukan Hewan Mirip Dajjal di Purwakarta

Duh! Atalia Praratya Positif Corona



"Katanya kalau tidak bayar, kami tidak akan mendapatkan tempat di pasar yang bakal direvitalisasi nanti. Jelas kami keberatan tapi banyak juga yang ketakutan,” kata Juhari dikutip dari rmoljabar.id, Kamis (4/3/2021).

Dia menjelaskan, dalam brosur tersebut tertera harga kios ukuran 2x3 meter persegi sebesar Rp126 juta. Juhari menyebut, para pedagang diminta membayar down payment sebesar 10 persen atau Rp12,6 juta untuk mendapatkan nomor kios.

Kemudian, lanjut Juhari, membayar 30 persen selama berada di penampungan. Sisanya, 60 persen, dapat dilunasi atau dicicil setelah bangunan baru ditempati.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Pasar Induk Cibitung Pungutan Kios Bekasi DPRD Kabupaten Bekasi FK-PPIC Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Demi Pacar, Seorang Perempuan Nekat Selundupkan Sabu ke Lapas

DPRD Minta Dinsos Jabar Kaji Ulang Penyaluran Bansos Covid-19

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi