JMN Channel


FOZ Nilai UU Pengelolaan Zakat Perlu Direvisi

Peran Kementerian Agama dan BAZNAS perlu diperjelas, literasi zakat dan wakaf digencarkan.

Ilustrasi pengelolaan zakat. (Foto: Shutterstock).

JABARNEWS | BANDUNG - Forum Zakat (FOZ) menyoroti tiga tantangan utama regulasi zakat UU No 23 tahun 2011 yang menginjak usia satu dekade. Menurut Ketua Bidang II Forum Zakat Arif R Haryono, persoalan mendasar UU Pengelolaan Zakat adalah harus dapat menjawab tiga tantangan utama zakat saat ini.

"Dalam memperkuat hak konstitusi warga negara dalam pengelolaan zakat, tata kelola zakat yang lebih adaptif dengan ekosistem digital zakat, serta akselerasi kerja kemanusiaan di tingkat global," kata Arif dalam keterangan yang diterima Jumat (5/3/2021).

Baca Juga:

Atalia Praratya Positif Covid-19, Bagaimana dengan Ridwan Kamil dan Anaknya? Ini Kondisinya

Atalia Praratya, Istri Ridwan Kamil Positif Covid-19



Dia mengungkapkan, negara perlu berperan lebih besar dalam memberikan perlindungan hukum pengelolaan zakat, terutama pada hak warga negara dalam berorganisasi zakat dengan mempermudah proses pendaftaran Lembaga Amil Zakat (LAZ). Tata kelola zakat, lanjut Arif, peran Kementerian Agama dan BAZNAS perlu diperjelas, literasi zakat dan wakaf digencarkan.

"Adanya perlindungan profesi amil, serta membuka akses APBN/D terhadap pengembangan kapasitas amil dan organisasi pengelola zakat," ungkapnya.

Arif menjelaskan, perkembangan transaksi digital zakat beberapa tahun terakhir ini turut menjadi perhatian Forum Zakat. Dengan semakin gencarnya pemanfaatan kanal digital dalam berdonasi, DPR dan Pemerintah perlu memperhatikan aspek perlindungan data pribadi muzakki dan mustahik.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : FOZ UU Pengelolaan Zakat Tatakelola Zakat Jabarnews Berita Jawa barat Berita Terkini

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi