Live Stream Bandung 132 TV


Mengejutkan! Ini Lima Temuan Baru KNKT Terkait Kecelakaan Bus di Sumedang

"Saya gerakkan roda tidak berputar sama sekali. Tapi anehnya tidak ada jejak pengereman pada jalan maupun ban.

Kecelakaan Bus Pariwisata Sri Padma Kencana yang menyebabkan 29 orang tewas di Tanjakan Cae, (Foto: Istimewa)

JABARNEWS | JAKARTA - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mendapati temuan baru kecelakaan Bus Pariwisata Sri Padma Kencana yang menyebabkan 29 orang tewas di Tanjakan Cae, Kecamatan Wado, Sumedang, Jawa Barat, pada Rabu (10/3/2021) malam.

Ada lima temuan dari Tim Investigasi KNKT yang dapat dijadikan acuan sementara penyebab terjadinya kecelakaan. Pertama, roda sumbu belakang terkunci, karena hand brake ditarik.

Baca Juga:

Blusukan Jokowi ke Bogor Tak Temukan Obat Covid-19, Bima Arya: Distributor Kosong

PPKM Darurat, Pemdes Wangunjaya Naringgul Gencar Semprotkan Disinfektan



"Saya gerakkan roda tidak berputar sama sekali. Tapi anehnya tidak ada jejak pengereman pada jalan maupun ban. Karena ketika hand brake mobil FAB ditarik seharusnya sumbu kedua mengunci dan pasti akan terjadi gesekan hebat dengan aspal," kata Senior Investigator KNKT Achmad Wildan seperti dilansir dari okezone, Senin (15/3/2021).

Wildan mengatakan, pada saat kejadian kampas bus tersebut panas sehingga koefisien geseknyya rendah dan tidak mampu menahan tromol.

"Saya juga menemukan kampasnya habis seperti habis dipaksa bekerja untuk ngerem. Pada kondisi dingin sekitar jam 5 pagi sistem rem bekerja, mengunci, artinya tidak ada masalah sebenernya dengan sistem rem," lanjutnya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Kecelakaan Bus kecelakaan Maut Sumedang Tanjakam Cae Jabarnews berita Jawa barat berita Terkini

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi