JMN Channel


Mengejutkan! Ini Lima Temuan Baru KNKT Terkait Kecelakaan Bus di Sumedang

"Saya gerakkan roda tidak berputar sama sekali. Tapi anehnya tidak ada jejak pengereman pada jalan maupun ban.

Kecelakaan Bus Pariwisata Sri Padma Kencana yang menyebabkan 29 orang tewas di Tanjakan Cae, (Foto: Istimewa)

Temuan kedua, lanjut Wildan adalah pada roda depan, terdapat jejak pengereman hebat. Wildan menjelaskan, saat dibuka tromol bus tersebut terjadi residual atau perbedaan permukaan kampas.

"Coba dibuka tromolnya pasti ada semacam residual, dan permukaan kampasnya tidak rata. Itu tanda atau jejak brakefading," katanya.

Baca Juga:

Begini Cara Ampuh untuk Menstabilkan Jaringan Saat Bermain Game

Video: Tempat Wisata Favorit Di Desa Pusakamulya Purwakarta



Ketiga, sopir tidak menggunakan exhaust brake atau rem bantuan yang biasanya dipakai pada saat kondisi jalan menurun. Biasanya ditandai dengan bunyi mendesis.

"Saya tanya semua saksi penumpang yang duduk depan, tengah, belakang apakah mereka mendengar bunyi mendesis saat bus berjalan? Semuanya berkata tidak," bebernya.

Keempat, Tim Investigator menemukan jejak skidmark atau tanda/garis selip cukup dalam. Namun, terang Wildan bukan terjadi di Roda Bus akan tetapi di spring bagian belakang. (Red)
Halaman sebelumnya  1 2
Tags : Kecelakaan Bus kecelakaan Maut Sumedang Tanjakam Cae Jabarnews berita Jawa barat berita Terkini

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi