Live Stream Bandung 132 TV


Bio Farma Sudah Produksi 24 Juta Dosis Vaksin Sinovac Hingga 23 Maret

Vaksin yang telah mendapatkan lot release dari BPOM telah didistribusikan ke 34 provinsi.

Ilustrasi (Foto: Net)

JABARNEWS | JAKARTA -  Juru Bicara sekaligus Sekretaris Perusahaan Bio Farma, Bambang Heriyanto mengatakan, per 23 Maret 2021, Bio Farma sudah memproduksi 24 bets atau 24 juta dosis dari target 30 bets vaksin Sinovac sudah diterima Bio Farma.

Bambang menuturkan, proses produksi untuk 30 bets ini dijadwalkan hingga 3 April 2021. Namun, dari vaksin yang sudah diproduksi dan sudah mendapatkan proses pelulusan produk atau lot release dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) ada 17 bets atau 17 juta dosis.

Baca Juga:

Tiga Manfaat Akar Alang-alang Bagi Kesehatan, Diantaranya Obati Darah Tinggi

Buat Janji Konsultasi Di Siloam Hospitals Kini Bisa Online, Begini Caranya



Bambang menuturkan, sebagian vaksin yang telah mendapatkan lot release dari BPOM telah didistribusikan ke 34 provinsi di Indonesia.

“Dari 17 juta dosis ini yang sudah didistribusikan sebanyak 16.469.040 dosis,” kata Bambang, Rabu (24/3/2021).

Selanjutnya, selain vaksin Sinovac, Bambang juga mengatakan, Bio Farma juga telah mendistribusikan 830.640 dosis vaksin Astrazeneca ke provinsi sesuai arahan oleh Kemkes. Sebagaimana diketahui, stok vaksin saat ini untuk vaksinasi nakes, kelompok lansia, dan petugas pelayanan publik dalam program vaksinasi nasional.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Bio Farma Vaksin Covid-19 Virus Corona Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi