Live Stream Bandung 132 TV


Bersiap! Pemasaran Kramik Plered Bakal Sasar Pasar Online

Pengrajin keramik Plered, Kabupaten Purwakarta. (Foto: Gin/Jabarnews)

JABARNEWS | PURWAKARTA - Gegara virus corona atau Covid-19 yang mewabah hingga satu tahun sangat berdampak pada ekspor gerabah keramik Plered, Kabupaten Purwakarta. Pemasaran keramik yang berbahankan tanah liat yang merupakan Ikon Puwakarta tersebutpun lesu.

Menurut, salah seorang pelaku usaha keramik Plered, Kabupaten Purwakarta, Eman Sulaeman, dalam satu tahun terakhir ekspor menurun hingga 50 persen, meski sempat mengalami kenaikan akibat booming koleksi tanaman di era pandemi namun saat ini kembali lesu.

Baca Juga:

Gebyar HUT ke-60, Bank Bjb Banjiri Promo 60% Di 400 Merchant

Bank Bjb Komitmen Bantu BUMDes, Miliki Fasilitas Transaksi Digital



"Ketika dibuka PSBB orang beralih ke tanaman, tanaman itu otomatis memerlukan pot, pada saat itu ramai sekali pasar lokal. Sementara untuk ekspor belum karena memang tidak ada pameran di 2020 bahkan 2021," tutur Eman, pada Selasa (30/3/2021).

Jika dibandingkan sebelum ada virus corona, Eman mengaku biasanya pasar ekspor tumbuh sekitar 70 persen dan 30 pesen untuk pasar lokal.

Ia mengaku, pembatasan yang dilakukan dalam maupun luar negeri membuat langkah penjualan tertahan.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Pasar Online Keramik Pelered Kabupaten Purwakarta Pemkab Purwakarta Pengusaha Keramik Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Polisi Ungkap Kenapa Bisa Rombongan Pemudik Lolos di Karawang

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi